Diduga Selundupkan Sapi, Pria Muslim di India Tewas Dipukuli

Reuters, CNN Indonesia | Sabtu, 21/07/2018 19:46 WIB
Diduga Selundupkan Sapi, Pria Muslim di India Tewas Dipukuli Sapi di India. (REUTERS/Shailesh Andrade)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi main hakim sendiri gara-gara sapi kembali terjadi di India. Seorang pria muslim yang mengangkut dua ekor sapi dipukuli sampai mati, Sabtu (21/7). Insiden itu terjadi berselang 15 bulan pasca serangan serupa yang menggarisbawahi meningkatnya pengaruh pro-Hindu di India.

Umat Hindu menganggap sapi sebagai hewan suci. Umat muslim yang menjadi minoritas di India memperdagangkan hewan ternak, terutama kerbau untuk dikonsumsi dan diperah susunya.

Dilansir kantor berita Reuters, polisi di negara bagian Rajasthan, barat laut India mengatakan sekelompok orang mengepung korban, yang diidentifikasi sebagai Akbar saat dia mengangkut sapi ke desanya di negara bagian Haryana. Mereka lalu mengeroyok Akbar yang diduga menyelundupkan sapi hingga tewas.



"Kami sedang menyelidiki insiden itu dan akan segera melakukan penangkapan," kata Shyam Singh, seorang pejabat polisi di distrik Alwar, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Insiden terjadi tak lama setelah tengah malam, dipicu kecurigaan beberapa warga desa bahwa pria berusaha 28 tahun itu menyelundupkan sapi. Akbar tinggal di komunitas pertanian di Haryana.

Aksi main hakim sendiri oleh kelompok pro-Hindu meningkat di India setelah Perdana Menteri Narendra Modi dari partai nasionalis Partai Bharatiya Janata (BJP) berkuasa pada 2014. Meskipun sebagian besar dari 29 negara bagian telah melarang pembunuhan sapi untuk dimakan dagingnya.


Korban yang luka parah akibat dipukuli sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong. "Dalam perjalanan korban mengidentifikasi diri sebagai Akbar dan dia ditemani seorang teman lain yang berhasil kabur," kata Anil Kumar Beniwal, seorang polisi yang dihubungi lewat telepon.

Polisi telah mengidentifikasi empat atau lima tersangka pelaku dan akan melakukan penangkapan pada malam hari.

Lewat postingan di akun Twitternya, Kepala Menteri Rajasthan mengutuk insiden tersebut berjanji akan mengambil tindakan tegas.

"Tindakan paling keras akan diambil terhadap para pelaku," kata Vasundhara Raje, anggota Partai BJP.


Di distrik yang sama pada April 2017, Pehlu Khan, seorang peternak dikeroyok hingga tewas oleh massa sepulang dari pasar membawa dua ekor sapi dan dua anak sapi di truknya.

Insiden itu memicu kekhawatiran atas pengaruh pemerintahan Modi terhadap meningkatnya aksi pro-Hindu seperti aksi main hakim sendiri atas dugaan menistakan sapi yang tak takut pada hukum dan bertindak seperti milisi swasta.

(nat)