Tanah Longsor di Nepal, Tujuh Anak-anak dan Satu Wanita Tewas

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 06/08/2018 11:48 WIB
Tanah Longsor di Nepal, Tujuh Anak-anak dan Satu Wanita Tewas Ilustrasi pemukiman di Nepal. (AFP PHOTO / MOIRA SHAW)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tujuh anak-anak dan seorang perempuan tewas akibat tanah longsor yang dipicu hujan lebat di bagian barat Nepal, Minggu (5/8).

Krishna Prasad Khatiwada, asisten kepala distrik Jajarkot, menyatakan delapan jasad korban ditemukan di reruntuhan dua rumah di Desa Thatibazar, Distrik Jajarkot.

"Warga di enam rumah lain di desa sama, yang berisiko tinggi terkena tanah longsor telah diselamatkan dan dievakuasi ke desa lain," kata Khatiwada seperti dilansir xinhuanet.com, Senin (6/8).


Operasi pencarian masih berlangsung atas satu warga yang masih hilang. Petugas dan warga setmepat bekerja sama dalam operasi penyelamatan.


Thatibazar adalah sebuah desa terpencil di bagian barat Nepal, berjarak 350 kilometer arah barat dari Ibu Kota Kathmandu.

Departemen Hidrologi dan Meteorologi Nepal menyatakan hujan deras akan terus berlangsung selama beberapa hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati atas kemungkinan terjadinya bencana alam.

Badan prakiraan potensi banjir mengirim peringatan dini banjir bandang di tengah hujan lebat di berbagai wilayah di Nepal lewat akun Twitter resminya.

Selama musim muson tahun ini, beberapa distrik di Nepal harus berjuang keras mengatasi dampak hujan deras.

Laporan terbaru dari Pusat Operasional Darurat, Kementerian Dalam Negeri Nepal, sedikitnya 65 orang tewas dan 363 keluarga terpaksa mengungsi akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras yang terus mengguyur negeri itu.

(sab/nat)