Kesaksian Warga Italia Atas Ambruknya Jembatan Tol Genoa

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Selasa, 14/08/2018 21:09 WIB
Kesaksian Warga Italia Atas Ambruknya Jembatan Tol Genoa Jembatan tol Genoa Italia amrbuk, Selasa (14/8. (Local Team via Reuters TV/REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Italia mengaku tak percaya jembatan jalan tol Genoa, Italia roboh. Nya Crea, seorang warga Italia, mengaku kerap melewati jembatan tol Morandi di Genoa yang ambruk pada Selasa (14/8) siang.

Menurutnya, jembatan tersebut kerap dilewati warga yang Ingin menuju sejumlah pantai atau pelabuhan kota. Jembatan sepanjang satu kilometer itu, katanya, juga menjadi salah satu jalur kota menuju selatan Prancis.

"Saya tidak percaya, sebuah jembatan yang sering saya lewati sejak kecil dan beberapa waktu belakang pada Mei lalu ambruk. Anda pasti tahu apa yang saya rasakan saat ini," ucap Crea melalui unggahannya di Facebook.


Seorang warga lainnya, Maeve Tan, juga mengatakan dia dan keluarganya yang sudah tinggal di Genoa selama 5 tahun terakhir kerap melewati jembatan itu. Di bawah jembatan itu, paparnya, merupakan jalan utama yang menghubungkan Genoa dengan Milan.



Sebagai warga kota, Tan menganggap kejadian itu sebagai insiden tragis dan "tidak pernah terbayangkan".

"Saya dan anak-anak saya berada di rumah saat insiden terjadi. Saya bersama sebagian besar warga kota merasa terkejut karena ini tidak pernah terjai sebelumnya," kata Tan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/8).

"Diperkirakan puluhan orang menjadi korban dalam kecelakaan itu. Semoga tidak bertambah."

Genoa terletak di antara pantai dan gunung-gunung di barat laut Italia. Sementara itu, jembatan tol Morandi sendiri dibangun pada 1960 silam dengan ketinggian 90 meter.

Hanya 100 meter dari total satu kilometer panjang jembatan tersebut yang dilaporkan ambruk. Robohnya jembatan terjadi tak lama setelah badai menerjang kota itu.

Jembatan Morandi juga disebut sempat terkena petir sebelum ambruk.

Di bawah jembatan tersebut terdapat pusat perbelanjaan, pabrik, beberapa rumah, serta jalan raya yang menghubungkan Genoa-Milan dan Sungai Polcevera.

Dikutip The Guardian, lalu lintas jembatan tersebut diperkirakan lebih ramai dari biasanya saat peristiwa terjadi lantaran banyak warga Italia dan turis yang ingin berlibur di pantai dan gunung menjelang libur nasional Ferragosto.

Hingga kini stidaknya 22 orang dilaporkan tewas dalam insiden itu. Otoritas memperkirakan jumlah korban masih akan bertambah menyusul masih ada pengendara yang diduga terjebak di reruntuhan jembatan.

(nat/nat)