Polisi Inggris Geledah 3 Tempat Usai Insiden Gedung Parlemen

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 00:01 WIB
Polisi Inggris Geledah 3 Tempat Usai Insiden Gedung Parlemen Mobil pelaku yang tabrak pejalan kaki dan pengendara sepeda di Inggris. (REUTERS/Henry Nicholls)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Inggris menggeledah tiga tempat selepas insiden penabrakan diduga sebagai aksi teror di dekat Gedung Parlemen Inggris di Westminster. Namun, belum diketahui apakah aparat melakukan penahanan dalam penggeledahan itu.

Sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (14/8), penggeledahan itu dilakukan di dua lokasi. Yakni dua tempat di Birmingham dan satu di Nottingham.

Sampai saat ini kepolisian Inggris belum menyampaikan keterangan lanjutan terkait kejadian itu.



Aparat sudah menahan seorang pelaku berusia 29 tahun. Dia diduga dengan sengaja menabrakkan mobil sedan Ford Fiesta dikemudikannya hingga mencederai dua pejalan kaki dan seorang pengendara sepeda.

Tersangka berasal dari kota Birmingham dan meski tidak masuk dalam pengawasan MI5, badan intelijen dalam negeri Inggris, dia sudah pernah berurusan dengan polisi.

Dua orang dibawa ke rumah sakit dan satu perempuan masih dirawat karena luka serius yang tidak membahayakan nyawanya.

Polisi segera mendatangi lokasi dan menutup sebagian besar lokasi di sekeliling gedung parlemen yang terletak di pusat kota London dan merupakan daerah wisata yang ramai dikunjungi turis.


Ini merupakan serangan kedua ke Gedung Parlemen setelah pada Maret 2017, Khalid Masood menewaskan empat orang di Jembatan Westminster yang terletak dekat Gedung Parlemen. Dia kemudian menusuk seorang polisi di halaman gedung parlemen sebelum ditembak mati. (ayp/ayp)