Malaysia Tahan Pengacara Najib terkait Pencucian Uang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 11:18 WIB
Malaysia Tahan Pengacara Najib terkait Pencucian Uang Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) dilaporkan menahan Muhammad Shafee, pengacara mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, terkait pencucian uang. (Reuters/Lai Seng Sin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) dilaporkan menahan Muhammad Shafee, pengacara mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, terkait pencucian uang.

Kantor berita Malaysia, Bernama, melaporkan bahwa Shafee akan diadili berdasarkan undang-undang pencucian uang di Pengadilan Jalan Duta yang terletak di Kuala Lumpur.

Media lokal melaporkan bahwa pengacara senior ini telah ditangkap, tapi Reuters belum bisa mendapatkan konfirmasi.
Sementara itu, Shafee tidak bisa dihubungi untuk memberi komentar.


Hingga kini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai kasus Shafee dan kaitannya dengan kasus korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Shafee adalah pemimpin tim pembela Najib atas dakwaan penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran kepercayaan, dan pencucian uang dalam kasus penggelapan dana 1MDB.
Najib sendiri sudah didakwa atas tiga tuduhan pelanggaran kepercayaan dan satu tuntutan penyalahgunaan kewenangan dalam skandal 1MDB.

Semua tuntutan itu terkait dengan aliran dana sekitar 42 juta ringgit atau setara Rp149,4 miliar dari bekas anak perusahaan 1MDB, SRC International, ke rekening pribadi Najib.

Jika terbukti bersalah, Najib terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara, serta denda minimal setara dengan nilai suap. (sab/has)