Oposisi Berupaya Boikot Pemilu Daerah Anwar Ibrahim

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 11:22 WIB
Oposisi Berupaya Boikot Pemilu Daerah Anwar Ibrahim Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, sebagai ketua BN, mengatakan koalisi tersebut memutuskan tak mencalonkan kandidatnya sebagai bentuk protes terhadap permainan politik koalisi pemerintah. (Reuters/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koalisi oposisi Malaysia, Barisan Nasional (BN), berusaha memboikot pemilihan anggota parlemen untuk daerah Port Dickson, di mana Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim, mencalonkan diri.

Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, sebagai ketua BN, mengatakan koalisi tersebut memutuskan tak mencalonkan kandidatnya sebagai bentuk protes terhadap permainan politik koalisi pemerintah.

Anggota parlemen Port Dickson yang berasal dari fraksi PKR sengaja mengundurkan diri agar bisa memuluskan jalan Anwar untuk kembali menjadi anggota legislatif.


"Kami melihat sebuah kursi parlemen sengaja dikosongkan untuk memenuhi ambisi politik seseorang. Kami berpendirian bahwa Barisan Nasional akan memprotes pemilihan daerah Port Dickson ini," kata Zahid seperti dikutip The Straits Times, Senin (24/9).

"Itu artinya kami, Barisan Nasional, tidak akan mencalonkan kandidat dari masing-masing partai kami."
UMNO merupakan partai oposisi terbesar di Dewan Rakyat Malaysia yang menguasai setidaknya 49 kursi parlemen.

Selain UMNO, partai oposisi lain diluar BN, Parti Islam SeMalaysia (PAS), juga berencana melakukan hal serupa. Partai yang menduduki 18 kursi di parlemen itu diperkirakan tak akan mengusung calon dalam pemilihan untuk daerah Negeri Sembilan.

Meski begitu, pemilihan legislatif daerah Port Dickson diperkirakan akan tetap berlangsung karena Parti Rakyat Malaysia yang tak memiliki kursi di parlemen akan mencoba mengusung calon dalam kompetisi itu.
Calon independen, Stevie Chan Keng Leong, juga mengumumkan dirinya akan ikut serta dalam pemilihan yang akan berlangsung 13 Oktober mendatang.

Koalisi pemerintah Pakatan Harapan (PH) memutuskan mencalonkan Anwar dalam pemilihan parlemen setelah seorang anggota Dewan Rakyat Malaysia, Danyal Balagopal Abdullah, mengundurkan diri.

Dalam jumpa pers dua pekan lalu, Danyal mengaku keputusannya itu dilakukan demi melancarkan jalan Anwar kembali sebagai anggota Dewan Rakyat.

"Saya percaya Anwar akan memenangkan kursi tersebut dan menjadi anggota parlemen untuk Port Dickson, dan akhirnya menjadi perdana menteri ke-8 kita," tutur Danyal dalam jumpa pers di Putrajaya, Rabu (12/9).

"Oleh karena itu, saya sekarang mengumumkan pengunduran diri saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat di parlemen Malaysia dengan segera."
PKR, partai terbesar di koalisi PH, akan memiliki 50 anggota parlemen jika Anwar memenangkan pemilihan tersebut.

Kemenangan Anwar akan menandai kehadirannya kembali ke politik Malaysia setelah absen tiga tahun karena menjalani hukuman penjara.

Kesempatan Anwar mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif ini juga semakin memuluskan jalannya untuk menjadi perdana menteri Malaysia mengantikan Mahathir Mohamad. (rds/has)