Ratusan Bayi Penyu Raksasa Dicuri dari Penangkaran Galapagos
Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Okt 2018 01:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 123 bayi penyu raksasa telah dicuri dari penangkaran di Kepulauan Galapagos, Ekuador.
"Mereka semua diambil sekaligus, 123 penyu semuanya. Itu adalah perampokan," kata seorang anggota parlemen Ekuador, Washington Paredes.
Paredes mengatakan bahwa pencurian itu terjadi pada Selasa (25/9), saat Taman Nasional Galapagos sedang mempersiapkan pernyataan mengenai pencurian sejumlah bayi penyu di pulau Isabela.
Paredes juga mengeluhkan kondisi penangkaran yang tidak terlindungi dengan baik. Menurutnya, tidak ada kamera keamanan atau sensor cahaya di penangkaran tersebut.
"Penyu itu ada di sana. Jika seseorang ingin masuk di malam hari dan melakukan pencurian, mereka bisa," katanya.
Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador menyatakan bakal mengeluarkan pernyataan jika sudah memiliki informasi yang komperhensif.
Penyelundupan Penyu dari Ekuador memang kerap terjadi. Pada Juni lalu, sebanyak 26 penyu dewasa yang diselundupkan ke Peru telah dikembalikan.
Setidaknya terdapat 12 spesies penyu raksasa di kepulauan yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh PBB tersebut. (cin/has)
"Mereka semua diambil sekaligus, 123 penyu semuanya. Itu adalah perampokan," kata seorang anggota parlemen Ekuador, Washington Paredes.
Paredes mengatakan bahwa pencurian itu terjadi pada Selasa (25/9), saat Taman Nasional Galapagos sedang mempersiapkan pernyataan mengenai pencurian sejumlah bayi penyu di pulau Isabela.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador menyatakan bakal mengeluarkan pernyataan jika sudah memiliki informasi yang komperhensif.
Setidaknya terdapat 12 spesies penyu raksasa di kepulauan yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh PBB tersebut. (cin/has)