Siklon Titli Terjang India, 300 Ribu Orang Dievakuasi

Tim , CNN Indonesia | Kamis, 11/10/2018 15:05 WIB
Siklon Titli Terjang India, 300 Ribu Orang Dievakuasi Ilustrasi (REUTERS/Bobby Yip)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 300 ribu orang dievakuasi akibat siklon Titli yang menerjang wilayah pesisir timur India. Berbagai bangunan hancur, dan ratusan ribu orang hidup tanpa listrik.

Siklon Titli dengan kekuatan 165 kilometer per jam menerjang distrik Srikakulam di barat India, dekat dengan Teluk Benggala. Siklon adalah sebutan untuk badai yang terjadi di wilayah tropis.

Diperkirakan topan ini akan membawa gelombang badai dan membanjiri wilayah dataran rendah di negara bagian Odisha dan Andhra Pradesh. Ketiga wilayah ini berada disepanjang pesisir yang menghadap Teluk Benggala di timur India.


Tidak ada laporan mengenai jumlah korban tewas, namun badai itu menimbulkan kerusakan infrastruktur dan berbagai bangunan.

"Kami khawatir sekitar 6.000 hingga 7.000 tiang listrik tumbang," kata K. Dhananjaya Reddy, kepala badan administratif Srikakulam kepada Reuters.

"Sekitar 400 ribu hingga 500 ribu orang sekarang hidup tanpa listrik," kata dia menambahkan.

Berbagai cuplikan yang muncul di stasiun televisi menunjukkan atap-atap rumah hancur.

Topan Titli Terjang India, 300 Ribu Orang DievakuasiPetugas tengah membersihkan pohon-pohon tumbang di jalanan akibat Siklon Titli (ASIT KUMAR / AFP)
"Badai telah menyebabkan hujan lebat yang sangat keras di beberapa wilayah Odisha. Adanya kerusakan rumah, lampu jalan, dan pohon tumbang yang memblokir jalan," kata komisioner relief khusus, Bishnupada Sethi.

"Kami masih menaksir tingkat kerusakan dan membersihkan pohon-pohon yang menghalangi jalan," kata dia.

Para pejabat juga menghentikan operasi di pelabuhan Paradip, berbagai kereta api, dan penerbangan.

"Operasi di Paradip telah ditangguhkan dan semua kapal telah dialihkan ke laut dalam," kata wakil konservator pelabuhan Paradip, Kapten A.K. Mohapatra kepada Reuters.

Perdana Menteri Odisha menulis cuitan di Twitter yang menyatakan bahwa berbagai sekolah dan universitas di seluruh negara bagian akan ditutup selama seminggu.

Pada tahun ini, badai siklon sering terjadi di Teluk Benggala yang menyebabkan kematian dan kehancuran yang meluas. Pada bulan lalu, Odisha juga dihantam badai dengan kekuatan rendah. Odisha adalah wilayah di utara Srikakulam yang saat ini dilanda topan siklon. (cin/eks)