Saudi Tak Bakal Pandang Bulu Tangkap Pembunuh Khashoggi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 17/10/2018 17:59 WIB
Saudi Tak Bakal Pandang Bulu Tangkap Pembunuh Khashoggi Foto: REUTERS/Osman Orsal
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi berjanji bahwa tak seorang pun akan bebas dari penyelidikan atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi. Hal ini diungkap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, Rabu (17/10).

Ketika ia ditanyakan apakah anggota keluarga kerajaan terlibat dalam kasus ini Pompeo hanya menegaskan bahwa mereka tak akan memberi pengecualian.

"Mereka tidak membuat pengecualian kepada siapapun yang bertanggung jawab," ujarnya setelah melakukan pertemuan di Riyadh.


Pompeo berbincang di pesawat yang membawanya ke Riyadh ke Turki. Sebelumnya Pompeo telah melakukan pembicaraan dengan Raja Salman dan pimpinan senior lainnya terkait kasus Kashoggi. Di Turki, Pompeo rencananya akan bertemu dengan Presiden Tayyip Erdogan.

Presiden Donald Trump mengutus Pompeo dalam misi darurat ke Riyadh untuk meredakan krisis terkait Kashoggi. Wartawan asal Arab Saudi dan berkewarganegaraan Amerika Serikat itu terakhir terlihat ketika memasuki konsulat Saudi di Istanbul untuk menyelesaikan dokumen pernikahan.

Pejabat resmi di Turki menyebut Khashoggi menyebut bahwa kontributor The Washington Post ini terbunuh di dalam konsulat.


Setelah melakukan pembicaraan sehari penuh, pernyataan dari Pompeo dan cuitan Trump menyebut bahwa kepemimpinan Saudi telah, "membantah keras mengetahui apa yang terjadi," di konsulat. Tapi kerajaan itu tidak mengelak bahwa telah terjadi insiden di konsulat itu.

Dalam komentarnya ke reporter, Pompeo menjelaskan bahwa pembicaraannya dengan Saudi telah berjalan sukses. Sebab menurutnya, Saudi telah menjanjikan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.

ketika kembali ditanya soal apakah status wartawan itu masih hidup atau sudah tewas, Pompeo mengelak.

"Saya tidak ingin berbicara tentang fakta apa pun. Mereka juga tidak mau, karena mereka ingin memiliki waktu untuk menyelesaikan penyelidikan ini secara menyeluruh," tandasnya. (eks/eks)