Saudi Bersiap Buat Pengakuan Terkait Kematian Kashoggi

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 20:48 WIB
Saudi Bersiap Buat Pengakuan Terkait Kematian Kashoggi Ilustrasi (REUTERS/Osman Orsal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi tengah menyiapkan laporan yang mengakui bahwa kematian jurnalis, Jamal Kashoggi, terjadi akibat kesalahan interogasi. Menurut laporan itu, interogasi ini dilakukan untuk membawanya keluar paksa dari Turki. Hal ini disebutkan oleh dua sumber CNN yang tak disebutkan identitasnya.

Salah satu sumber menyebut bahwa operasi ini dilakukan tanpa kejelasan dan transparansi. Ia juga menyebut bahwa siapapun yang terlibat dalam peristiwa tersebut harus bertanggung jawab.

Sumber lain yang mengetahui mengenai laporan ini juga menyebut bahwa laporan ini masih dalam tahap persiapan dan memperingatkan bahwa keadaan masih bisa berubah.


Kolumnis Washington Post itu terakhir kali terlihat di publik ketika ia memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu. Sebelumnya, otoritas Saudi selalu mengungkap bahwa Kashoggi telah meninggalkan konsulat mereka di sore yang sama, namun mereka tak memberikan bukti atas klaim tersebut.

Apalagi tunangan Kashoggi, Hatice Cengiz, yang menunggu di luar konsulat menyebut bahwa ia tak pernah muncul lagi.

Hilangnya Kashoggi telah menimbulkan keretakan diplomatis antara Saudi dengan barat. Selain itu, berbagai perusahaan internasional juga menarik diri dari KTT investasi bergengsi, konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan, yang akan berlangsung akhir bulan ini di Riyadh.

Google adalah salah satu perusahaan yang menarik diri dari keikutsertaan di konferensi tersebut. Padahal konferensi ini punya nilai penting bagi Arab Saudi yang tengah berambisi melakukan reformasi dan modernisasi di negaranya.

Kasus ini juga menimbulkan gesekan antara Saudi dengan Turki. Negara itu berulang kali menuduh Saudi enggan bekerjasama untuk melakukan penyelidikan terkait hilangnya wartawan itu. Belakangan, Saudi memperbolehkan polisi Turki di kedutaan mereka.

Sebelumnya, pihak kepolisian Turki percaya bahwa 15 orang warga Saudi yang datang bersamaan dengan Kashoggi di Konsulat Arab berkaitan dengan kasus hilangnya Kashoggi.Setidaknya sebagian dari mereka memiliki koneksi dengan pejabat tinggi di pemerintahan Saudi. (eks/eks)