Turki Sebut Khashoggi Dibunuh Dalam Hitungan Menit

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 19/10/2018 16:37 WIB
Turki Sebut Khashoggi Dibunuh Dalam Hitungan Menit Ilustrasi (REUTERS/Murad Sezer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Turki mengatakan bahwa wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi dibunuh dalam hitungan menit. Hal ini diungkap oleh seorang sumber yang telah mendengarkan seluruh rekaman audio dari momen-momen terakhir wartawan Arab Saudi tersebut.

Rekaman audio ini kabarnya didapat dari Apple Watch milik Kashoggi. Meski demikian banyak spekulasi terkait sumber rekaman ini.

Sumber itu mengatakan bahwa Khashoggi diseret dari kantor kepala konsulat ke meja kerja di ruangan sebelahnya. Tidak lama kemudian, terdengar suara jeritan dari ruangan itu oleh seorang saksi di bawah tangga.


"(Bahkan) konsul (Arab Saudi) sendiri dikeluarkan dari ruangan itu. Tidak ada upaya untuk menginterogasinya. Mereka datang untuk membunuhnya," kata sumber itu kepada Middle East Eye, Rabu (17/10).

Jeritan itu berhenti ketika Khashoggi disuntik dengan zat yang masih belum diketahui.

Pejabat resmi Turki pada Rabu (17/10) menjelaskan bahwa segera setelah kemunculan Khashoggi, para agen menangkap Khashoggi, mulai memukul dan menyiksanya. Mereka bahkan memutuskan jemarinya, seperti dijelaskan pejabat Turki yang mendengarkan rekaman suara itu.

Namun, ia tak dapat menjelaskan apakah Khashoggi dibunuh setelah atau sebelum jari-jarinya diputuskan dan tubuhnya dimutilasi. 

Mendengarkan musik

Salah Muhammad Al-Tubaigy yang kemudian diketahui sebagai kepala forensik di Departemen Keamanan Saudi merupakan salah satu dari 15 anggota yang tiba di Ankara menggunakan jet pribadi, sehari sebelum Khashoggi hilang.

Sumber itu mengatakan bahwa Tubaigy mulai pembunuhan itu hanya berlangsung selama tujuh menit. Ketika dia mulai mencabik tubuhnya, Tubaigy menggunakan earphone dan mendengarkan musik.

Dia menyarankan kepada anggota lain untuk melakukan hal yang sama.

"Ketika saya melakukan pekerjaan ini, saya mendengarkan musik. Anda juga harus melakukan itu," kata sumber itu mengutip perkataan Tubaigy di rekaman.

Turki memiliki versi tiga menit dari rekaman audio yang sudah diberikan kepada surat kabar Turki, Sabah. Namun, mereka belum merilisnya.

Seorang sumber Turki mengatakan kepada New York Times bahwa Tubaigy juga memiliki gergaji tulang. Dirinya terdaftar sebagai kepala Persekutuan Patologi Forensik Saudi dan anggota Asosiasi Saudi untuk Patologi Forensik.

Pada 2014 lalu, surat kabar Saudi yang berbasis di London, Asharaq Al-Awsat melakukan wawancara dengan Tubaigy mengenai klinik keliling yang memungkinkan untuk melakukan otopsi dalam waktu tujuh menit untuk menentukan penyebab kematian jamaah Haji.

Turki Sebut Khashoggi Dibunuh Dalam Hitungan MenitPolisi dan ahli forensik Turki melakukan penyelidikan di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul (REUTERS/Kemal Aslan)
Surat kabar itu melaporkan bahwa klinik keliling sebagian besar dirancang oleh Tubaigy dan dapat digunakan dalam kasus yang terkait dengan otopsi atau memeriksa mayat di tempat kejahatan.

Ini merupakan rincian pertama yang muncul dari pembunuhan Khashoggi. Pada Selasa (2/10), Khashoggi terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi di Istanbul untuk mengambil dokumen pernikahan.

Hingga kini, para pejabat Saudi telah membantah keras adanya keterlibatan atas hilangnya Khashoggi.

Arab Saudi mengatakan bahwa Khashoggi sudah meninggalkan konsulat sesaat setelah dirinya mengambil dokumen. Namun, belum ada bukti kuat untuk mendorong klaim itu serta kamera pengawas di gedung konsulat mati saat kejadian itu, demikian dilaporkan Middle East Eye. (cin/eks)