Vladimir Putin Turut Berduka Soal Lion Air JT -610 Jatuh

CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 21:28 WIB
Vladimir Putin Turut Berduka Soal Lion Air JT -610 Jatuh Presiden Rusia Vladimir Putin. (Mikhail Metzel/TASS Host Photo Agency/Pool via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan pesawat Boeing 737-300 MAX 8 milik maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 mengundang simpati sejumlah pemimpin dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin turut menyampaikan ucapan berduka cita atas kejadian itu.

"Rusia berbagi kesedihan atas orang-orang yang kehilangan kerabat dan sahabat mereka dalam kecelakaan itu, dan mendoakan supaya mereka tetap tabah dan kuat melalui masa sulit ini," tulis Putin melalui telegram, sebagaimana dilansir kantor berita Rusia, TASS, Senin (29/10).

Telegram Putin itu disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.



Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad juga mengungkapkan belasungkawa bagi keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin (29/10).

"Saya sedih dan terkejut menerima berita pesawat Lion Air JT610 yang terhempas di perairan Karawang pagi tadi. Saya ingin mengucapkan takziah kepada ahli keluarga mangsa yang terlibat dalam tragedi ini," kicau Mahathir melalui akun Twitternya.

Melalui pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, Kementerian Luar Negeri Malaysia telah berkoordinasi dengan otoritas Indonesia untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait penanganan insiden tersebut.

"Sejauh ini, tidak ada warga Malaysia yang menjadi korban dalam kejadian ini. Kedutaan Malaysia di Jakarta akan terus berkoordinasi erat dengan otoritas setempat memantau perkembangan insiden ini," demikian pernyataan Kemlu Malaysia tersebut.


Selain Malaysia, AS melalui duta besarnya di Jakarta, Joseph Donovan, turut mengungkapkan duka cita terkait kecelakaan pesawat ini.

AS juga menyatakan siap membantu Indonesia menyelidiki penyebab jatuhnya Lion Air JT-610.

Gedung Putih juga dikabarkan berencana mengirim tim gabungan untuk bekerja sama dengan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kedutaan Besar India untuk Indonesia turut menyampaikan ucapan belasungkawa terkait kecelakaan itu. Mereka juga menyatakan salah satu warga negaranya yang merupakan pilot pesawat itu, Bhavye Suneja turut menjadi korban.

Pesawat itu jatuh di laut dengan kedalaman 30-35 meter. Pesawat rute Jakarta-Tanjung Pinang itu lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.21 WIB dengan tujuan Bandara Depati Amir.


Namun, sekitar pukul 06.33 WIB pesawat Lion Air JT-610 itu hilang kontak lalu dikonfirmasi jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Pesawat nahas itu tercatat mengangkut 189 orang penumpang, termasuk 7 awak pesawat. Kemungkinan besar tidak ada satu pun yang selamat. (ayp/ayp)