Tunangan Khashoggi Minta Umat Islam Salat Gaib Jumat Besok

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 11:10 WIB
Tunangan Khashoggi Minta Umat Islam Salat Gaib Jumat Besok Mendiang jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. (MOHAMMED AL-SHAIKH / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hingga saat ini dugaan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi, termasuk keberadaan jasadnya, belum juga terungkap. Di sisi lain, sang tunangan Hatice Cengiz meminta supaya segenap umat Islam menggelar Salat Gaib untuk mendiang kekasihnya, selepas Salat Jumat (16/11) besok.

"Saya meminta segenap kaum muslim di seluruh dunia untuk menggelar Salat Gaib di seluruh masjid, setelah Salat Jumat pada 16 November. Semoga dia ditempatkan Allah S.W.T., di surga," cuit Cengiz melalui akun Twitter-nya, dikutip pada Kamis (15/11).

Pada Selasa lalu beredar kabar rekaman ucapan terakhir Khashoggi, yang kerap mengkritik Raja Salman, saat dibunuh di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Kepala Departemen Investigasi Turki, Nazif Karaman, untuk pertama kalinya mengungkap sejumlah detail rekaman suara tersebut yang diduga berisi percakapan saat pembunuhan Khashoggi berlangsung.


"'Saya tercekik. Lepaskan kantong plastik ini dari kepala saya. Saya klaustrofobia,' konon kalimat tersebut merupakan kata-kata terakhir Khashoggi," ucap Karaman kepada Daily Sabah seperti dikutip Sputnik.

Karaman mengatakan Khashoggi tewas akibat dicekik tak lama setelah memasuki gedung konsulat pada 2 Oktober lalu.

Dilansir Al Jazeera, dia menuturkan koresponden The Washington Post itu tewas setelah disergap dan kepalanya dibungkus kantong plastik.

Karaman menuturkan pembunuhan Khashoggi berlangsung selama tujuh menit saja, merujuk pada rekaman suara yang ia dengar.

Selain itu, tim pembunuh yang disebut terdiri dari 15 orang menutupi lantai gedung konsulat dengan kantong plastik sebelum memutilasi jasad Khashoggi.
Menurut Karaman, pembunuhan itu memakan waktu sekitar 15 menit dan dipimpin oleh Salah al-Tubaigy, ahli forensik Saudi.

Pernyataan Karaman muncul setelah kepolisian Turki memutuskan mengakhiri pencarian jasad Khashoggi. Meski begitu, seorang sumber mengatakan penyelidikan pembunuhan pria 60 tahun itu tetap berlangsung.

Jejak cairan asam disebut ditemukan di kediaman konsul jenderal Saudi di Istanbul, yang tak jauh dari gedung konsulat. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa jasad Khashoggi dihancurkan dengan cairan asam setelah dimutilasi.

Lebih lanjut, Daily Sabah akan segera merilis sejumlah gambar berisi alat-alat yang dipakai tim eksekusi untuk membunuh Khashoggi.

Koran tersebut juga akan merilis sejumlah rekaman yang menyimpan momen-momen terakhir Khashoggi sebelum dibunuh.

Hingga kini, pembunuhan Khashoggi masih menjadi teka-teki bagi Turki, di mana kepolisian belum mengetahui keberadaan jasad wartawan itu.

Sementara itu, Saudi masih menjadi sorotan dunia internasional akibat kasus ini. Meski sempat membantah, Riyadh akhirnya mengaku bahwa Khashoggi tewas di dalam gedung konsulatnya tersebut. Namun, Saudi membantah terlibat dalam pembunuhan yang dianggap negara kerajaan itu dilakukan oleh pejabat di luar kewenangan mereka.
Saudi berjanji akan mengadili seluruh pihak yang terlibat pembunuhan Khashoggi. Sejauh ini, sedikitnya 18 orang telah ditangkap Saudi karena diduga terlibat konspirasi pembunuhan tersebut. Mereka juga memecat lima pejabat senior terkait insiden ini. (ayp/ayp)