Badan Antariksa Rusia Dibelit Dugaan Korupsi

CNN Indonesia | Rabu, 28/11/2018 20:00 WIB
Badan Antariksa Rusia Dibelit Dugaan Korupsi Logo Badan Antariksa Rusia, Roscosmos. (https://www.facebook.com/Roscosmos)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Rusia menyatakan bakal mengaudit keuangan lembaga antariksa mereka, Roscosmos. Penyebabnya diduga ada praktik korupsi dan penyimpangan dalam pengelolaan uang negara, selepas kegagalan uji coba Roket Soyuz pada Oktober lalu.

"Ada permasalahan serius di Roscosmos," kata Ketua Majelis Keuangan Rusia, Alexeï Kudrin, seperti dikutip AFP, Rabu (28/11).

Menurut Alexeï, permasalahan di Roscosmos nampaknya terjadi hampir di seluruh lini. Pertama dari prosedur pengadaan yang berantakan dan kontrak-kontrak pembelian peralatan yang kelewat mahal.
Lantas banyak proyek mereka yang mangkrak atau dihentikan. Lalu anggaran yang tidak dipakai selama beberapa bulan, bahkan sebagian raib.


Pada tahun lalu, penyimpangan itu sudah dilaporkan kepada aparat. Setempat. Kabarnya jumlahnya mencapai 151 kasus.

Kabarnya jumlah uang negara yang dikorupsi mencapai US$11,9 miliar. Mahkamah Keuangan sudah memanggil Kepala Roscosmos, Dmitry Rogozin untuk diperiksa.

Audit itu digelar setelah uji coba roket Soyuz gagal pada 11 Oktober lalu. Hal itu membuat kosmonot Aleksey Ovchinin dan astronot Amerika Serikat, Nick Hague terpaksa mendarat darurat.
Kegagalan ini adalah yang pertama, selepas era Soviet. Hal ini menandakan kemunduran dalam bidang penjejalahan antariksa Rusia. Sebab roket Soyuz adalah satu-satunya sarana untuk bisa mencapai Stasiun Ruang Angkasa Dunia (ISS). (ayp/ayp)