FOTO: Cuplikan Kisah Hidup George HW Bush

Reuters & AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 01/12/2018 14:40 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Selama menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, George H. W. Bush dikenal dengan politik kebijakan luar negeri dengan pendekatan militer.

Setelah menjadi wakil presiden selama dua periode menemani Presiden Ronald Reagan, George H. W. Bush terpilih menggantikan Reagan dan menjalankan pemerintahan AS dengan hati-hati. (REUTERS/File Photo)
Presiden George H.W. Bush mendiskusikan Perang Teluk di salah satu ruangan Gedung Putih, Washington, dengan Menteri Pertahanan Dick Chaney dan Menteri Luar Negeri James Baker. Bush dikenal sebagai presiden yang sukses dengan politik luar negerinya. (Photo by J. DAVID AKE / AFP)
Presiden George H. W. Bush dikelilingi prajurit AS saat seremoni penyambutan di kota Dhahran, Arab Saudi. Selama periode 1989-1993, Bush menerapkan sejumlah kebijakan luar negeri yang didominasi pendekatan militer. (REUTERS/Terry Bochatey)
Presiden Bush juga pernah mengerahkan pasukan ke Panama demi menggulingkan rezim Manuel Noriega, yang dianggap korupsi dan mengancam warga AS di negara Amerika Tengah. (REUTERS/Rick Wilking)
Pemimpin Perang Teluk, Jendral Bintang Empat Norman Schwarzkopf yang mengomandoi serangan koalisi bersama Presiden George H. W. Bush. Ujian terbesar Bush di luar negeri datang ketika Presiden Irak saat itu, Saddam Hussein, menyerang Kuwait. (Photo by J. DAVID AKE / AFP)
Presiden George H. W. Bush bekerja di Gedung Putih saat serangan Operasi Badai Gurun terus berlangsung. Bush mengirim sedikitnya 425 ribu tentara ke Kuwait demi membendung Irak dibantu sekitar 118 ribu pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sekutu. (Photo by J. DAVID AKE / AFP)
Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, dan George H.W. Bush bersalaman di akhir konfrensi pers. Gorbachev sendiri sempat menawarkan solusi damai atas Perang Teluk, tapi kemudian ditolak oleh Bush. (REUTERS/Rick Wilking/File Photo)
Kesuksesan AS di luar negeri tak serta-merta membuat Bush digemari publiknya sendiri. Ia dikritik karena tak mampu menghindari Negeri Paman Sam dari krisis ekonomi 1990. Bush menghadapi sejumlah tantangan seperti defisit perdagangan yang besar atau pendapatan pemerintah federal yang terbatas. (REUTERS/Rick Wilking)