Kecelakaan Bus Tanpa Sopir di Hong Kong, 4 Orang Tewas

CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 14:38 WIB
Kecelakaan Bus Tanpa Sopir di Hong Kong, 4 Orang Tewas Ilustrasi bus. (Mladen ANTONOV/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan bus sekolah yang tanpa pengemudi di Hong Kong menewaskan 4 korban dan 11 lainnya luka-luka, Senin (10/12) siang.

Kejadian ini terekam kamera dasbor kendaraan lain yang kemudian tersebar luas di media sosial.

Dalam rekaman video, pengemudi terlihat meninggalkan bus setelah memarkirnya di pinggir jalan menurun di distrik North Point.
Selepas pengemudi keluar dari kendaraan, bus langsung meluncur sejauh 100 meter, menabrak beberapa pejalan kaki dan kendaraan lain hingga akhirnya berhenti tertahan etalase toko.


Dilansir The New York Times, sopir sempat mencoba menghentikan bus, namun terjatuh dan terseret sekitar 20 meter, sehingga mengalami cedera serius pada kepala, leher, dan punggung.

"Saya mendengar suara keras dan langsung bergegas keluar. Orang-orang langsung berkumpul menjadi kerumunan besar, ada yang menangis dan minta tolong. Saya langsung menelepon 999," tutur Michael Chan, pekerja salah satu toko di Hei Wo Street.
Aparat kepolisian mengonfirmasi kejadian ini dan mengatakan bahwa keempat korban tewas terjebak di dalam bus saat peristiwa terjadi. Dibutuhkan waktu 20 menit untuk membebaskan korban yang terjebak.

Seorang perempuan berusia 80 tahun, Ho Yuk-chun, dinyatakan tewas di tempat kejadian. Dua pria lainnya, Leung Hung dan Yeun Man-kan, meninggal di Rumah Sakit Pamela Nethersole, Chai Wan. Seorang wanita lainnya, Chan Shui-yee, dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Ruttonjee, Wan Chai.

Sementara itu, sejumlah orang yang sedang ada di jalan saat insiden terjadi mengalami luka-luka. Hingga pukul 10 malam waktu setempat, empat korban dinyatakan masih dalam kondisi kritis.
Dua pria dan satu wanita dirawat di Eastern Hospital, dan satu pria di Rumah Sakit Queen Mary, Pok Fu Lam. Dua wanita dan seorang pria lainnya dinyatakan dalam kondisi stabil di Rumah Sakit Ruttonjee.

Kepala Inspektur Sun Lum-yum dari unit lalu lintas Hong Kong mengatakan polisi sedang menyelidiki apakah pengemudi lupa menggunakan rem tangan atau ada kesalahan mekanis.

Meski demikian, aparat juga menyatakan bahwa seorang petugas pemadam kebakaran di tempat kejadian melaporkan bahwa rem tangan truk itu tidak diatur dengan benar.
South China Morning Post melaporkan bahwa jika penyelidikan menemukan kesalahan pada sopir, yang bersangkutan dapat menghadapi permasalahan hukum atas insiden tersebut.

Namun, Sun mengatakan pria berusia 62 tahun tersebut masih berada dalam perawatan intensif sehingga tak bisa memberikan pernyataan.

Menurut laporan polisi, sopir bus tersebut sempat terjerat masalah hukum lantaran mengemudi sembrono pada 2010. (fey/has)