Khashoggi Dinobatkan Jadi 'Person of the Year' Majalah Time

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 08:51 WIB
Khashoggi Dinobatkan Jadi 'Person of the Year' Majalah Time 'The Guardians' atau para jurnalis yang mempertaruhkan segalanya demi pekerjaannya masuk dalam daftar Person of the Year majalah Time, termasuk Jamal Khashoggi. (MOHAMMED AL-SHAIKH/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- "The Guardians", para jurnalis yang mempertaruhkan segalanya demi pekerjaannya, masuk dalam daftar Person of the Year majalah Time, termasuk Jamal Khashoggi.

Bertajuk "Perang Demi Kebenaran", edisi khusus Desember kali ini tersedia dalam empat sampul berbeda yang memampang foto hitam putih para jurnalis, salah satunya Khashoggi, sang kolumnis The Washington Post pengkritik pemerintah Arab Saudi.

"Pria gemuk berjenggot abu-abu dan penampilan lembut itu berani tak sepaham dengan pemerintahan negaranya. Dia mengatakan kepada dunia kebenaran mengenai kebrutalan pemerintahan itu terhadap mereka yang ingin bersuara. Dan dia dibunuh karena itu," demikian keterangan majalah Time.
Dalam keterangan itu, Time kemudian menjabarkan sejumlah detail pemberitaan mengenai Khashoggi yang selalu menarik perhatian publik, termasuk rekaman ketika ia masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul sebelum dibunuh di dalam gedung itu pada 2 Oktober lalu.


Salah satu anggota "The Guardians" lainnya adalah Maria Ressa, pemimpin situs berita independen di Filipina, Rappler, yang kerap memberitakan masalah dugaan pembunuhan di luar hukum di tengah kampanye anti-narkoba Presiden Rodrigo Duterte.

"Pemerintahan Duterte menolak memberikan akreditasi bagi seorang jurnalis Rappler untuk meliput masalah itu, dan pada November menuntut situs tersebut atau dugaan penggelapan pajak, dakwaan yang bisa menjebloskan Ressa ke penjara hingga 10 tahun," tulis Time.
Sampul lain Time edisi Person of the Year juga memajang foto anggota redaksi Capital, harian lokal di Annapolis, Amerika Serikat. Meski lima personelnya tewas dalam penembakan di kantor mereka pada Juni lalu, redaksi Capital tetap berjuang agar korannya dapat terus terbit.

Daftar "anggota" The Guardians juga memuat nama Kyaw Soe Oo dan Wa Lone, dua wartawan Reuters yang dijebloskan ke penjara hingga 10 tahun karena meliput pembunuhan 10 orang Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.
Tak hanya empat pihak yang terpampang dalam sampul, Time juga menyematkan titel Person of The Year bagi rentetan jurnalis lainnya. Kisah para jurnalis itu terangkum dalam edisi khusus "The Guardians" kali ini.

"Untuk risiko demi kebenaran, untuk penyelidikan tidak sempurna tapi penting bagi fakta yang menjadi jantung wacana sipil, untuk keberanian berbicara, 'The Guardians' layak dinobatkan sebagai Person of the Year," tulis editor Time, Ed Felsenthal, sebagaimana dikutip CNN. (has/has)