Usai Kisruh Khashoggi, Dubes Saudi Kembali ke AS

CNN Indonesia | Kamis, 06/12/2018 07:44 WIB
Usai Kisruh Khashoggi, Dubes Saudi Kembali ke AS Ilustrasi. (Reuters/Murad Sezer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Khalid bin Salman, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat yang juga adik Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman, dilaporkan sudah kembali ke Washington usai pulang ke Riyadh tak lama setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi terungkap.

"Yang Mulia Duta Besar sudah berada di Washington," ujar juru bicara Kedutaan Besar Saudi di Washington, Fatimah Baeshen, kepada AFP.

Khalid kembali ke Riyadh tanpa alasan jelas tak lama setelah kasus pembunuhan jurnalis The Washington Post terjadi di gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.
Tak lama setelah kabar tersebut tersiar, Kementerian Luar Negeri AS langsung menyatakan bahwa mereka akan mencari informasi sekembalinya Khalid dari Saudi.


Nama Khalid disebut-sebut dalam laporan The Washington Post yang membeberkan simpulan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) mengenai kasus pembunuhan jurnalis pengkritik pemerintah Saudi tersebut.

Pada laporan itu, CIA disebut sudah menarik simpulan bahwa Pangeran Mohammed memerintahkan langsung pembunuhan Khashoggi.
CIA menarik simpulan ini setelah menggali berbagai sumber intelijen, termasuk panggilan telepon antara Khashoggi dan Khalid.

Dalam percakapan tersebut, Khalid mengatakan kepada Khashoggi bahwa wartawan itu harus pergi ke konsulat Saudi di Istanbul untuk mengambil dokumen yang dibutuhkan. Khalid menjamin segalanya akan aman ketika Khashoggi datang ke konsulat.

[Gambas:Video CNN]

Presiden Donald Trump yang dikenal sebagai sekutu dekat Saudi langsung membantah laporan ini dan mengatakan bahwa CIA belum menarik simpulan apa pun terkait kasus Khashoggi.

Saudi sendiri mengakui bahwa Khashoggi tewas dibunuh di dalam gedung konsulat mereka di Istanbul. Namun, Saudi menekankan bahwa pemerintah tak mengetahui apa pun mengenai rencana pembunuhan ini.

Riyadh menyatakan bahwa pembunuhan ini dilakukan oleh sejumlah pejabat yang mengambil tindakan di luar kewenangannya. (has/has)