Lelaki Hong Kong Ditangkap Gara-gara Bikin Hujan Uang

CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 15:59 WIB
Lelaki Hong Kong Ditangkap Gara-gara Bikin Hujan Uang Cuplikan rekaman video peristiwa hujan uang di Hong Kong. (Facebook/Hoyee Lau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aparat kepolisian Hong Kong menangkap seorang lelaki, Wong Ching-kit lantaran membuat heboh dengan menebar sejumlah uang dari sebuah gedung tinggi pada Minggu (16/12) pekan lalu. Lelaki yang dijuluki 'Coin Young Master' malah mengunggah penangkapannya secara langsung melalui akun Facebook-nya.

Surat kabar Hong Kong, Ming Pao, melaporkan penangkapan Wong berawal ketika dia tiba di Gedung Sham Shui Po menggunakan mobil sedan sport Lamborghini dan membawa setumpuk uang kertas pecahan HK$100 atau setara Rp187 ribu.

Sesampainya di sana, Wong naik ke atap gedung Sham Shui Po dan mulai menebar uang tersebut. Dikutip The Strait Times, aparat melaporkan total uang yang dihambur-hamburkan Wong itu berjumlah setidaknya HK$5.000.
"Saya harap semua orang di sini akan memperhatikan kejadian penting ini. (Saya) tidak tahu apakah Anda semua percaya bahwa uang dapat jatuh dari langit," ucap Wong yang mengenakan jaket hitam menggunakan Bahasa Kanton dalam video langsung tersebut.


Wong dikenal sebagai orang yang mempromosikan mata uang digital atau cryptocurrency. Pria 24 tahun itu mengunggah aksinya tersebut secara langsung di akun Facebook miliknya, Epoc Cryptocurrency.

Para pejalan kaki terlihat semangat mengambil uang-uang tersebut. Beberapa orang bahkan rela naik ke atap mobil dan pintu gerbang kereta bawah tanah untuk mengambil uang yang berjatuhan tersebut.

Salah satu pengguna Facebook mengatakan dia berhasil mengambil enam lembar uang.
Melalui unggahan lainnya di Facebook, Wong mengatakan dia melakukan aksinya itu karena ingin "membantu orang miskin dengan merampok orang-orang kaya."

Polisi tak lama datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari seorang warga dan menangkap Wong. Polisi juga meminta warga untuk tidak mengambil uang-uang yang berserakan tersebut. (rds/ayp)