Dituduh Nepotisme, Menantu Presiden Iran Mundur dari Jabatan

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 14:07 WIB
Dituduh Nepotisme, Menantu Presiden Iran Mundur dari Jabatan Menantu Presiden Iran mengundurkan diri dari jabatan kepala badan survei geologi hanya berselang dua hari setelah pengangkatannya lantaran dituduh nepotisme. (Reuters/Danish)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kambiz Mehdizadeh, menantu Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengundurkan diri dari jabatan kepala badan survei geologi hanya berselang dua hari setelah pengangkatannya lantaran dituduh nepotisme.

"Saya berterima kasih kepada Anda semua karena telah menganggap saya layak untuk bekerja bersama kalian di kementerian, tapi saya meminta untuk dibebaskan dari tugas publik saya ini sehingga saya dapat melanjutkan kegiatan ilmiah dan penelitian saya," ucap Mehdizadeh dalam surat pengunduran dirinya pada Senin (17/12).
Kantor berita IRNA melaporkan Mehdizadeh diangkat sebagai salah satu pejabat senior di Kementerian Pertambangan dan Mineral Iran itu pada Sabtu (15/12) lalu. Pengangkatannya memicu kritik di media sosial dan beberapa anggota parlemen.

Menteri Pertambangan dan Mineral, Reza Rahmani, membela penunjukan Mehdizadeh dengan menganggap dia dipilih berdasarkan "kompetensinya dan menjadi menantu presiden tidak ada hubungannya dengan itu."


Mehdizadeh menikahi anak perempuan Rouhani pada Agustus lalu. Dia merupakan mahasiswa PhD jurusan teknik perminyakan.
Seperti dikutip AFP, dia merupakan penasihat Kementerian Perminyakan Iran, federasi olahraga taekwondo, dan organisasi pemuda nasional.

Isu nepotisme di dalam pemerintahan Iran mulai menguak sejak tahun lalu. Wargenet Iran mulai menyebarkan tanda pagar #good-gen sebagai bentuk kritikan terhadap dugaan praktik nepotisme dalam birokrasi Iran.

Tagar tersebut merujuk pada putra seorang politikus reformis terkemuka yang menghubungkan bisnisnya karena warisan "gen baik" dari orang tuanya. (rds/has)