Diduga Pecah Kongsi, Putri Anwar Ibrahim Mundur dari Partai

ayp, CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 16:21 WIB
Diduga Pecah Kongsi, Putri Anwar Ibrahim Mundur dari Partai Wakil Ketua PKR Malaysia, Nurul Izzah Anwar mundur sebagai fungsionaris, diduga pecah kongsi dalam tubuh partai itu dan juga koalisi Pakatan Harapan. (Olivia Harris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR) MalaysiaNurul Izzah Anwar (38) mengundurkan diri dari kepengurusan. Meski tidak mengutarakan secara langsung alasannya mundur dari partai besutan sang ayah, Anwar Ibrahim, tetapi secara tersirat diduga terjadi pecah kongsi dalam koalisi Pakatan Harapan.

Seperti dilansir Channel NewsAsia, Rabu (19/12), Nurul menyatakan mengundurkan diri pada Senin lalu. Dia juga menolak menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah PKR di Penang, padahal sudah ditunjuk. Namun, dia tetap meneruskan mengemban tugas sebagai anggota parlemen Pematang Pauh hingga masa jabatannya selesai.

Nurul menyatakan dia tidak lagi menjabat di pemerintah negara bagian. Meski begitu, dia mengaku masih menjadi anggota PKR.
"Yang saya sesalkan adalah saya harus menyatakan pengumuman ini lebih cepat, tetapi keputusan ini tidak mudah. Sekarang saya punya kesempatan untuk menentukan sikap politik, dan saya melakukan hal yang benar," kata perempuan yang dijuluki Ratu Reformasi itu.


Nurul menyatakan meski mengundurkan diri sebagai fungsionaris partai, dia berjanji tetap mengawal agenda reformasi Malaysia. Sebab, posisi Pakatan Harapan masih sangat mungkin goyah lantaran basis pendukung pesaing mereka, koalisi Barisan Nasional, juga kuat.

Ada kabar konon Nurul tidak sepakat dengan keputusan Pakatan Harapan yang akan menampung politikus dari Partai Organisasi Nasional Persatuan Melayu (UMNO), yang tidak disebutkan namanya. Dia merasa koalisi mereka tidak patut memberi ruang kepada kekuatan politik yang dianggap konservatif.

Di samping itu, Nurul dikabarkan enggan dianggap melakukan nepotisme ketika mendapat jabatan dalam pemerintah. Dia juga sepertinya tidak ingin selalu berada di bawah bayang-bayang sang ayah.
Anwar Ibrahim digadang-gadang akan menjadi perdana menteri Malaysia selanjutnya, selepas kepemimpinan Mahathir Mohamad. Istrinya, Wan Azizah Wan Ismail saat ini menjabat wakil perdana menteri.

Hanya saja para pengurus dan anggota PKR menyayangkan keputusan Nurul hengkang dari struktural partai. Mereka merasa karir politik Nurul masih panjang dan moncer. (ayp)