Rusia Sebut Serangan Israel ke Suriah Ancam Dua Penerbangan

CNN Indonesia | Kamis, 27/12/2018 03:12 WIB
Rusia Sebut Serangan Israel ke Suriah Ancam Dua Penerbangan Ilustrasi serangan rudal. (Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pertahanan Rusia menyebut serangan rudal Israel di Suriah pada Selasa (25/12) secara langsung mengancam dua penerbangan sipil.

Dikutip dari Reuters, laporan media setempat, Interfax pada Rabu (26/12) menyebut Kementerian Pertahanan tidak merinci penerbangan mana yang sempat terancam. Namun, mereka menyebut pertahanan udara Suriah telah menghancurkan 14 dari 16 rudal Israel yang diluncurkan terhadap sasaran yang tidak ditentukan di dekat Damaskus.

Media pemerintah Suriah melaporkan tiga tentara Suriah terluka dalam serangan itu. Sedangkan militer Israel menolak mengomentari serangan rudal yang dilaporkan dan dituduhkan Rusia.




Berbicara pada upacara kelulusan untuk pilot baru di pangkalan angkatan udara Israel pada hari Rabu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak membuat referensi langsung ke serangan spesifik atau kritik Moskow.

Namun, dia menegaskan kembali niat Israel untuk mencegah pertahanan militer Iran yang ditujukan terhadap Israel di Suriah.

"Kami akan bertindak menentangnya, dengan penuh semangat dan terus-menerus, termasuk selama periode saat ini," kata Netanyahu.

Selama lebih dari tujuh tahun perang di negara tetangga Suriah, Israel telah tumbuh sangat mengkhawatirkan dengan musuh bebuyutan Iran, sekutu kunci Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Angkatan udara Israel telah menyerang sejumlah target yang digambarkannya sebagai penyebaran atau transfer senjata Iran ke gerakan Hizbullah yang didukung Iran di Libanon dalam konflik Suriah. (Reuters/agi)