Angin Tropis Filipina, 15 Ribu Orang Terlantar di Pelabuhan

CNN Indonesia | Jumat, 28/12/2018 13:11 WIB
Angin Tropis Filipina, 15 Ribu Orang Terlantar di Pelabuhan Ilustrasi angin di Filipina. (Maritez Talla/via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 15 ribu penumpang dilaporkan terlantar di berbagai pelabuhan di Filipina setelah Angin Tropis Usman menerjang negara tersebut pada Jumat (28/12).

Petugas Penjaga Pesisir Filipina (PCG) melaporkan bahwa berdasarkan data terakhir, total 15.788 penumpang terlantar di delapan pelabuhan.

Jumlah penumpang terdampar paling banyak terdapat di Eastern Visayas dengan angka 5.017, disusul Southern Tagalog dengan 1.733.
Selain penumpang, total 1.464 kargo, 114 kapal, dan 24 perahu bermotor juga dilarang berlayar dari pelabuhan.


Sebagaimana dilansir Inquirer, PCG juga menangguhkan perjalanan laut di 12 area. Mereka menegaskan bahwa perjalanan akan dilanjutkan setelah cuaca normal.

Badan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (Pagasa) melaporkan Usman kini berada di 250 kilometer dari Guiuan, Eastern Samar.
Siklon itu membawa angin yang berembus dengan kecepatan 55 kilometer per jam dan dapat meningkat hingga 65 kilometer per jam.

Angin tropis itu akan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam.

Menurut Pagasa, Usman dapat meningkat menjadi badai tropis ketika tiba di Eastern Samar pada Jumat malam. (has/has)