Trump Beri Tenggat Empat Bulan Tarik Pasukan dari Suriah

CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 15:27 WIB
Trump Beri Tenggat Empat Bulan Tarik Pasukan dari Suriah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan waktu empat bulan untuk menarik seluruh pasukannya dari Suriah dengan alasan keamanan. (Delil SOULEIMAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika SerikatDonald Trump memberikan waktu empat bulan untuk menarik seluruh pasukannya dari Suriah. Padahal dua pekan lalu dia meminta sekitar 2000 pasukan itu harus kembali dalam 30 hari.

Trump disebut sudah memberitahu Komandan AS di Suriah, Letjen. Paul J. LaCamera, dia sengaja memberikan tenggat waktu hingga empat bulan guna memastikan proses pemulangan pasukan tidak terburu-buru.

Sayangnya, Gedung Putih belum memberikan klarifikasi apapun karena pemerintahan AS masih tutup gara-gara negosiasi alot kabinet dan kongres belum sepakat terkait alokasi anggaran tembok perbatasan.
Penarikan secara bertahap itu dilakukan buat melindungi pasukan AS yang masih berada di wilayah rawan konflik di Suriah. Pada bulan ini rombongan pejabat AS akan melawat ke Israel dan Turki buat membicarakan pemulangan.


Mereka terdiri dari Staf Ahli Keamanan John Bolton, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Garret Marquis, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Jenderal Joseph Dunford, dan serta Duta Besar James Jeffrey

"John Bolton akan pergi ke Israel dan Turki pada awal bulan ini untuk membahas dan berkoordinasi soal pemulangan pasukan, serta bekerja sama dengan Turki dan negara lain," kata Marquis, seperti dilansir CNN, Rabu (2/1).
Padahal, pekan lalu Senator dari Partai Republik, Lindsey Graham mengklaim Trump bakal mengevaluasi kembali ide penarikan pasukan dari Suriah. Dia menyatakan para komandan AS di Irak menyampaikan kepada Trump dalam kunjungan mendadak pekan lalu kalau kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) belum sepenuhnya ditaklukkan.

Meski begitu, menurut Graham saat Trump tetap menyatakan akan memulangkan seluruh pasukan AS di Suriah. (ayp/ayp)