Donald Trump Klaim Pecat Menhan Jim Mattis

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 06:48 WIB
Donald Trump Klaim Pecat Menhan Jim Mattis Presiden Donald Trump mengklaim memecat eks Menhan Jim Mattis, meski Mattis menyatakan mengundurkan diri karena berbeda pendapat.
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku bahwa "sejatinya" telah memecat Jim Mattis sebagai Menteri Pertahanan, meski mantan kepala Pentagon itu secara gamblang mengundurkan diri karena sejumlah ketidaksepahaman.

Hal itu Trump sampaikan di hadapan wartawan Gedung Putih dalam monolog yang bertele-tele, bahkan ketika pengganti Mattis, Patrick Shanahan duduk persis di sampingnya.

"Apa yang telah dia lakukan untuk saya? Bagaimana dia menyelesaikan yang ada di Afghanistan?" kata Trump yang kemudian menyesali krisis keamanan di Afghanistan dan banyaknya yang dikeluarkan Amerika di sana.


"Saya tak senang dengan yang telah dia lakukan di Afghanistan dan saya tidak seharusnya senang," katanya.


"Saya harap dia baik-baik saja. Saya harap begitu. Namun asal kalian tahu, Presiden Obama memecatnya dan sejatinya saya juga. Saya ingin hasil," lanjutnya.

Trump sudah biasa memberikan komentar merendahkan mantan stafnya yang mengundurkan diri dari jabatan mereka. Begitu pula yang terjadi dengan Mattis kali ini.

Namun kritikan terhadap Mattis ini menjadi hal yang berbeda, mengingat di awal Trump selalu mengungkapkan kekagumannya terhadap pria yang ia sebut sebagai 'Mad Dog Mattis' itu.

Mattis, mantan jenderal marinir, adalah kepala Komando Pusat kala Obama memecatnya pada 2013 akibat pandangannya yang kental akan perang atas Iran.


Mattis mengundurkan diri pada 20 Desember lalu setelah Trump mengejutkan pemerintah AS dengan memerintahkan penarikan pasukan penuh dari Suriah.

Dalam surat pengunduran diri, Jim Mattis tidak berusaha menutupi bahwa dirinya dengan Donald Trump memiliki perselisihan.

"Karena Anda punya hak untuk memiliki Menteri Pertahanan yang pandangannya lebih cocok dengan Anda," kata Mattis dalam surat tersebut.

"Saya percaya hak saya pula untuk mundur dari posisi saat ini." lanjutnya. (end)