Korban Tewas Ledakan Apartemen di Rusia Capai 37 Orang

CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 18:54 WIB
Korban Tewas Ledakan Apartemen di Rusia Capai 37 Orang Jumlah korban tewas akibat insiden ledakan yang meruntuhkan kompleks apartemen di Kota Urals, Magnitogorsk, Rusia, mencapai 37 orang. (Russia's Ministry for Civil Defence, Emergencies and Elimination of Consequences of Natural Disasters/Handout via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah korban tewas akibat insiden ledakan yang meruntuhkan kompleks apartemen di Kota Urals, Magnitogorsk, Rusia, mencapai 37 orang.

Melalui pernyataan yang dikutip AFP, Kementerian Darurat Rusia melaporkan bahwa di antara korban tewas terdapat enam anak-anak.

Sementara itu, enam orang lainnya berhasil diselamatkan, termasuk satu bayi laki-laki yang ditemukan dalam keadaan hidup pada Selasa lalu, setelah 35 jam terjebak dalam reruntuhan. 
Berdasarkan data Kementerian Darurat Rusia, ada sekitar 1.100 orang tingal di kompleks apartemen tersebut. Sekitar 48 apartemen di kompleks itu dinyatakan rusak.


Kementerian darurat menyatakan lebih dari 900 orang dilibatkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban di lokasi.

Hingga kini, belum diketahui jelas penyebab ledakan di apartemen tersebut. Komite Investigasi mengatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan penyelidikan awal, ledakan diduga terjadi karena kebocoran gas. Sejauh ini, Komite Investigasi juga belum menemukan jejak bahan peledak di lokasi kejadian. 

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat, ketika banyak warga masih terlelap.

Selama beberapa tahun belakangan, sudah terjadi sejumlah insiden ledakan serupa di Rusia. Sebagian besar ledakan terjadi karena infrastruktur yang sudah usang dan keburukan peraturan keselamatan buruk tentang penggunaan gas. (fey/has)