Dana Tembok Perbatasan, Trump Ancam Gunakan 'Kekuasaan'

CNN Indonesia | Jumat, 11/01/2019 04:27 WIB
Dana Tembok Perbatasan, Trump Ancam Gunakan 'Kekuasaan' Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (10/1) mengancam akan melakukan berbagai cara agar permintaan dana untuk pembangunan tembok pembatas AS dengan Meksiko bisa dipenuhi. Salah satu ancaman yang ia keluarkan; menggunakan kekuasaan untuk mem-bypass Kongres agar dana tersebut bisa didapatkan.

Ancaman tersebut ia sampaikan saat meninggalkan Washington untuk kemudian pergi ke perbatasan Texas dengan Meksiko. Saat mengeluarkan ancaman tersebut, Trump menyerang pemimpin Kongres Demokrat yang menentang permintaan dana pembangunan dinding perbatasan.

Ia mengatakan pemimpin Kongres Demokrat tersebut tidak lebih terhormat dibanding dengan China. "Saya anggap China, terus terang untuk segala hal jauh lebih terhormat dibanding Chuck dan Nancy," katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/1).


"Menangani China, juga lebih mudah dibandingkan dengan mereka dan oposisi," tambahnya.


Chuck dan Nancy yang disebut Tersebut merujuk Chuck Schumer, pemimpin Senat Demokrat dan dan Nancy Pelosi, Juru Bicara Parlemen.

Trump ingin membangun tembok perbatasan AS dengan Meksiko guna memenuhi janji yang pernah ia sampaikan saat pemilihan presiden. Pembangunan tersebut ia ingin lakukan dengan dalih untuk mengatasi aliran imigran dan obat ilegal yang masuk ke AS.

Ia bersikeras meminta Kongres untuk menyetujui permintaan anggaran sebesar US$5,7 miliar yang diperlukan untuk membangun tembok perbatasan tersebut. Namun, permintaan tersebut ditolak Kongres sampai dengan saat ini.


Kebuntuan pembahasan persetujuan anggaran pembangunan tembok tersebut telah mengakibatkan jalannya roda pemerintahan AS tutup untuk sementara waktu. Kebuntuan telah membuat seperempat dari pemerintahan federal ditutup dan ratusan ribu karyawannya belum dibayar.

Sementara itu Nancy mengatakan walaupun ancaman tersebut belum jelas, Trump tidak punya hak untuk menahan atau bahkan memblokir dana darurat untuk bencana kebakaran hutan di California. "Betapa mengejutkan presiden mengatakan akan menahan dana untuk memenuhi kebutuhan bencana orang California," katanya.

Pernyataan tersebut merujuk pada ancaman penghentian dana darurat kebakaran di California yang disampaikan Trump pada cuitan di akun twitternya beberapa waktu lalu, bila permintaan dananya tidak disetujui. (Reuters/agt)