Belasan Orang Tewas Akibat Serangan Teror di Kenya

CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 14:05 WIB
Belasan Orang Tewas Akibat Serangan Teror di Kenya Ilustrasi serangan teroris di Kenya. (REUTERS/Thomas Mukoya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Serangan teror berupa bom bunuh diri dan penembakan terjadi di Ibu Kota Kenya, Nairobi. Hingga saat ini korban tewas diperkirakan mencapai belasan orang, dan bisa terus bertambah.

Seperti dilansir CNN, Rabu (16/1), serangan itu terjadi di kompleks hotel yang berdekatan dengan area perkantoran di kawasan elite di Riverside Drive, Westlands, Nairobi. Pemerintah Kenya menerjunkan aparat kepolisian dan tentara untuk melumpuhkan para teroris.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan seorang warga AS meninggal dalam kejadian itu. Menurut informasi, seorang warga Inggris juga meninggal akibat serangan teroris, di samping sebelas warga Kenya.
Kelompok militan Islam Somalia, Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menurut pernyataan yang diterima SITE Intelligence Group.


"Saya melihat enam orang tewas di jalan setapak dekat sungai dan lima korban lainnya di Kafe Secret Garden," kata seorang saksi.

Perwakilan Kepolisian Nasional Kenya, Irjen Joseph Boinnet, serangan teror itu terkoordinasi.

Serangan diawali di sebuah bank dalam kompleks perkantoran. Kelompok teroris meledakkan bom yang diletakkan di tempat parkir. Lalu disusul oleh bom bunuh diri dalam lobi hotel. Korbannya adalah para tamu dan pegawai menderita luka parah. Setelah itu kelompok bersenjata mulai melepaskan tembakan.
Jumlah orang yang tewas dan terluka dalam serangan itu belum bisa dikonfirmasi.Rumah sakit setempat telah menerbitkan permohonan mendesak untuk permintaan donor darah. Aparat masih menutup lokasi itu. Suara letusan senjata terdengar dari kejauhan ketika aparat mulai merangsek ke lokasi kejadian.

Berikut cuplikan video serangan teroris di Nairobi, Kenya:
[Gambas:Video CNN] (syf/ayp)