Gaya Bepergian Presiden Meksiko Buat Pusing Paspampres

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 19:36 WIB
Gaya Bepergian Presiden Meksiko Buat Pusing Paspampres Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador. (AFP PHOTO / RONALDO SCHEMIDT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gaya sederhana Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, ternyata kerap membuat para ajudannya kerepotan, terutama ketika berpergian. Tak seperti kebanyakan petinggi negara yang menggunakan fasilitas kelas satu yang disediakan negara, Obrador lebih senang bepergian menggunakan pesawat komersial di kelas ekonomi.

Obrador juga sering melayani warga yang ingin berswafoto dengan dirinya hingga mencium, memeluk, bahkan merangkulnya.

"Tentu saja, foto seperti apa saja yang Anda suka," kata Obrador kepada seorang wanita di bandara yang ingin berfoto dengannya saat hendak menaiki pesawat menuju Sinaloa, Selasa (19/2).


Dikutip AFP, Obrador memang dikenal sebagai sosok yang sederhana. Lelaki yang akrab disapa dengan inisialnya, AMLO, bahkan telah menjual puluhan pesawat pemerintah, termasuk pesawat kepresidenan yang bernilai US$218 juta pada awal Desember lalu, dua hari setelah dirinya resmi menjabat sebagai presiden.
Dia merasa tak pantas berpergian dengan pesawat jutaan dolar itu, ketika masih banyak warganya yang terhimpit kemiskinan.

Selain enggan menggunakan pesawat kepresidenan, Obrador juga ogah dikawal dengan banyak ajudan. Dalam penerbangannya menuju Sinaloa, pria 65 tahun itu juga hanya ditemani oleh lima ajudannya yang tak bersenjata.

Padahal, Sinaloa merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kriminalitas tinggi dan sarang kartel narkoba pimpinan Joaquim "El Chapo" Archivaldo Guzmán Loera.

Para ajudan Obrador itu juga disebut bukan berasal dari agen spesialis keamanan. Mereka dikabarkan direkrut untuk mengamankan sang presiden hanya berdasarkan "kesetiaan atau loyalitas."

Sebagai contoh, Obrador menunjuk Danel Asaf, sebagai kepala ajudannya. Asaf merupakan seorang mantan pekerja restoran asal Libanon dan kandidat anggota legislatif Mexico City, tanpa latar belakang keamanan.
Gaya Bepergian Presiden Meksiko Buat Pusing PaspampresPresiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador. (Reuters/Goran Tomasevic)
Tak hanya para ajudan, petugas bandara dan pramugari pesawat juga kerap dibuat kelimpungan jika Obrador tengah berpergian.

"Ketika dia harus menunggu di bandara, itu adalah momen yang paling buruk," ucap seorang kepolisian bandara yang tak ingin disebutkan namanya.

"Orang-orang menyerbunya (Obrador). Jika suatu hari seseorang ingin melakukan hal yang buruk padanya, kami tidak akan bisa menghentikan mereka karena dia (Obrador) tidak suka dikhawal. Dia tidak bisa terus seperti ini, dia harus mau menggunakan ruang VIP."

Seorang pramugari pesawat yang ditumpangi Obrador, Alejandra Martinez, mengaku perjalanan bersama sang presiden membuatnya sakit kepala.

"Sangat mengerikan bahwa dia ada di dalam penerbangan bersama saya. Orang-orang jadi mengabaikan instruksi (keselamatan). Mereka meninggalkan tempat duduk pesawat bahkan selama turbulensi," kata Martinez.

"Sejumlah wartawan yang ikut juga tidak bisa mengerti bahwa mereka tidak bisa menggunakan kamera saat sedang terbang di udara karena bisa menjadi proyektil ketika sesuatu yang tidak terduga terjadi."

Menanggapi pengamanannya, Obrador menyatakan dia berserah diri dan yakin Tuhan akan selalu melindunginya.
"Saya memiliki banyak perlindungan, ini adalah perisai saya," ucapnya sambil menunjukan gambar Yesus.

Sikap dekat dengan rakyatnya itu cukup ampuh mengerek popularitas Obrador. Berdasarkan hasil jajak pendapat Mitofsky, Obrador meraih dukungan dari rakyatnya hingga 80 persen, tertinggi dalam sejarah. (rds/ayp)