Korut Dilaporkan Mulai Aktifkan Lagi Situs Peluncuran Rudal

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 06:38 WIB
Korut Dilaporkan Mulai Aktifkan Lagi Situs Peluncuran Rudal Ilustrasi. (KCNA/via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah badan intelijen Korea Selatan mendeteksi indikasi bahwa Korea Utara berupaya mengaktifkan kembali situs peluncuran rudal yang sempat mereka tutup setelah Kim Jong-un bertemu untuk pertama kalinya dengan Presiden Donald Trump tahun lalu.

Mengutip sejumlah sumber dari Badan Intelijen Nasional Korsel (NIS), Yonhap melaporkan bahwa Korut berupaya mengaktifkan kembali Tongchang-ri tersebut dengan membuka atap dan pintu situs itu.
Sebagaimana dilansir Reuters, Yonhap tak menjabarkan lebih jauh waktu pasti pergerakan ini terdeteksi.

Namun, Korut dilaporkan sudah sempat menutup situs ini setelah bertemu untuk pertama kalinya dengan Trump pada Juni 2018 di Singapura.


Dalam pertemuan itu, Korut dan AS menghasilkan kesepakatan, salah satunya mengenai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Namun, definisi denuklirisasi itu masih belum jelas.
Trump dan Kim pun kembali bertemu di Vietnam pada 28 Februari lalu untuk membahas tindak lanjut dari pertemuan pertama mereka. Namun, kedua pemimpin tak menghasilkan kesepakatan apa pun.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan di Hanoi tersebut, Trump membeberkan bahwa AS sebenarnya sudah menyiapkan satu dokumen kesepakatan yang dapat ditandatangani usai konferensi tingkat tinggi dengan Kim.

[Gambas:Video CNN]

Di akhir pertemuan, Trump memilih untuk tak meneken dokumen apa pun karena tidak mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi.

Menurut Trump, Kim menawarkan menutup sejumlah situs peluncuran rudal dan kompleks nuklir dengan timbal balik AS mencabut sanksi atas Korut.

Sementara itu, Trump ingin Korut melucuti senjata nuklirnya secara keseluruhan, baru AS dapat mencabut sanksi atas negara pimpinan Kim tersebut. (has/has)