Pemimpin Dunia Berduka atas Teror di Dua Masjid Selandia Baru

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 20:07 WIB
Pemimpin Dunia Berduka atas Teror di Dua Masjid Selandia Baru PM Australia, Scott Morrison, mengibarkan bendera setengah tiang sebagai ungkapan duka atas penembakan di dua masjid di Selandia Baru. (AAP/Mick Tsikas/via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pemimpin negara mengungkapkan belasungkawa atas penembakan di dua masjid di pusat Kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 40 orang pada Jumat (13/5) siang.

"Sebagai bentuk rasa hormat dan belasungkawa bagi seluruh korban yang terbunuh dalam serangan teroris di Selandia Baru, saya meminta agar bendera dikibarkan setengah tiang," ucap Perdana Menteri Australia Scott Morrison melalui Twitter-nya.




Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, juga telah menyatakan kecaman kerasanya terhadap penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood tersebut hari ini.

Melalui pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, Retno mengatakan "pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan bahwa dua WNI terluka akibat penembakan tersebut.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, mengatakan ada enam WNI di Masjid Al Noor saat penembakan terjadi. Tiga WNI selamat, sementara sisanya belum dapat dihubungi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt juga turut mengeluarkan pernyataan duka.

"Doa dan pikiran bagi seluruh warga Selandia Baru menyusul berita mengerikan terkait aksi teror di Christchurch. Selandia Baru merupakan salah satu negara paling damai di dunia. Dengan rasa simpati yang dalam, Inggris berdiri bersama warga Selandia Baru," kata Hunt.



Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, juga mengeluarkan pernyataan serupa.

"Saya sangat mengecam keras aksi teror terhadap Masjid Al Noor di Selandia Baru dan umat Muslim. Semoga Allah SWT memberi rahmat kepada seluruh korban tewas dan menyembuhkan segera korban yang terluka," kata Erdogan.

[Gambas:Video CNN]

[Gambas:Video CNN]

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menganggap penembakan itu sebagai aksi terorisme. Ardern mengatakan Selandia Baru telah memberlakukan status keamanan tertinggi guna merespons insiden ini. 

Sejauh ini, kepolisian Selandia Baru telah menangkap empat tersangka, salah satunya merupakan warga Australia. Ardern menuturkan keempat tersangka itu tak masuk dalam daftar hitam aparat keamanan. (rds/has)