RI Terbangkan Keluarga Korban Teror Masjid ke Selandia Baru

CNN Indonesia | Senin, 18/03/2019 15:01 WIB
RI Terbangkan Keluarga Korban Teror Masjid ke Selandia Baru Jubir Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan bahwa pemerintah akan memfasilitasi keluarga WNI korban penembakan di masjid di Christchurch untuk pergi ke Selandia Baru. (Antara Foto/ho/Suwandy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri memfasilitasi keluarga dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di dua masjid di pusat Kota Christchurch untuk pergi ke Selandia Baru.

"Kemlu RI saat ini sedang memfasilitasi keluarga, baik keluarga Bapak Lilik dan Bapak Zulfirmansyah yang berada di Indonesia untuk ke Selandia Baru," kata Juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, dalam jumpa pers di Kemlu RI, Jakarta, Senin (18/3).
Arrmanatha mengatakan bahwa Kemlu bersama kedutaan besar Selandia Baru di Jakarta membantu mengurus sejumlah dokumen perjalanan dan visa bagi keluarga kedua WNI tersebut.

Lilik Abdul Hamid dan Zulfirmansyah bersama anak laki-lakinya merupakan warga Indonesia yang menjadi korban penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood pada Jumat (15/3) siang.


Zulfirmansyah baru dua bulan terakhir pindah ke Christchurch, sementara Lilik dikabarkan telah lama tinggal di Selandia Baru.
Lilik merupakan salah satu dari enam WNI yang berada di Masjid Al Noor saat penembakan yang menewaskan total 50 orang itu berlangsung. Ia dinyatakan tewas setelah sempat dilaporkan hilang tak lama usai penembakan.

Arrmanatha menuturkan pemulangan jazad Lilik bergantung pada "keinginan keluarga."

Sementara itu, Zulfirmansyah bersama anak laki-lakinya menjadi korban penembakan di Masjid Linwood. Pria kelahiran Padang itu tertembak saat beribadah salat Jumat di masjid tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Zulfirmansyah sempat dinyatakan kritis karena mengalami sejumlah luka tembak hingga paru-parunya bocor. Sementara itu, sang anak mengalami luka tembak di bagian kaki dan punggung bagian bawah. Menurut Arrmanatha, kondisi Zulfirmansyah dan anaknya "berangsur pulih."

Duta Besar RI di Wellington, Tantowi Yahya, juga terus memberikan dukungan dan pendampingan bagi Zulfirmansyah. (rds/has)