Sekretaris pribadi Dalai Lama, Tenzin Taklha, mengatakan Dalai Lama diizinkan pulang setelah tiga hari dirawat.
"Dia keluar rumah sakit pukul 08.00 (waktu setempat). Dia sangat baik sekarang," ujar Tenzin Taklha, seperti dilansir AFP, Jumat (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalai Lama sempat mengeluh tidak enak badan dan langsung diterbangkan ke New Delhi untuk diperiksa. Ia didiagnosa mengalami infeksi di dada sehingga dirawat karena diminta beristirahat selama beberapa hari.
Dalai lama harus mengasingkan diri dari Tibet pada 1959 sebagai dampak pemberontakan yang gagal melawan pendudukan China. Rezim komunis China sembilan tahun sebelumnya lebih dulu mengirim Tentara Merah untuk menyerbu Tibet dan menumbangkan pemerintahan kerajaan setempat.
Dalai Lama yang semakin uzur menyatakan kepada pendukungnya dia meyakini penerusnya berada di India. Dia meminta pengikutnya tidak mempercayai klaim China soal penerusnya jika dia wafat sewaktu-waktu.
Para pengikutnya juga ketar-ketir tentang siapa yang akan kelak meneruskan pemegang gelar Dalai Lama. Sebab, selama ini mereka menganggap Dalai Lama adalah simbol perlawanan penduduk Tibet atas penjajahan China.
[Gambas:Video CNN]
Mereka khawatir jika Dalai Lama meninggal, maka gerakan mereka untuk kemerdekaan Tibet bisa kehilangan legitimasi. Selama ini sejumlah warga dan pemuka agama di Tibet kerap melakukan aksi bakar diri sebagai wujud protes atas pendudukan pemerintah China. (chr/ayp)