Filipina Konfirmasi Kematian Pemimpin Pro-ISIS di Marawi

CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 18:15 WIB
Filipina Konfirmasi Kematian Pemimpin Pro-ISIS di Marawi Ilustrasi. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan Abu Dar, pemimpin kelompok militan pro-ISIS di Marawi, Daulah Islamiya, tewas dalam bentrokan dengan militer bulan lalu.

"Sudah dipastikan, ini adalah jasad Abu Dar," kata Lorenzana kepada wartawan di Manila, Senin (15/4).

"Untuk saat ini, kelompoknya (Daulah Islamiya) tanpa pemimpin. Kami terus memonitor siapa yang akan menggantikan Abu Adar."


Abu Dar menjadi salah satu dari empat anggota militan yang tewas dalam bentrokan di Provinsi Lanao del Sur pada Maret lalu.
Komandan Divisi Infanteri ke-1 Angkatan Darat Filipina, Mayor Jenderal Roberto Ancan, juga membenarkan kematian Abu Dar. 

"Ini pencapaian penting pemerintah dan rakyat Lanao del Sur yang bekerja sama untuk membersihkan provinsi yang mereka cintai dari para teroris," kata Ancan seperti dikutip Reuters.

Pasukan keamanan Filipina selama ini meyakini Abu Dar sebagai pemimpin Daulah Islamiya, aliansi pejuang pro-ISIS yang beroperasi di selatan FIlipina. Selain warga lokal, Daulah Islamiya juga merekrut pejuang-pejuang asing.

[Gambas:Video CNN]

Daulah Islamiya turut mengepung Marawi selama lima bulan pada 2017 bersama kelompok militan pro-ISIS lainnya, seperti Abu Sayyaf dan Maute.

Pasukan Filipina berhasil memberangus teroris di Marawi dengan menewaskan sejumlah pemimpin kelompok-kelompok militan tersebut, termasuk Isnilon Hapilon, yang dianggap sebagai pemimpin ISIS di Asia Tenggara.

Media lokal menyebut Abu Dar berhasil kabur sebelum pasukan FIlipina menggencarkan serangan di Marawi itu. (rds/has)