Kebocoran Gas di Opera House Sydney, Ratusan Orang Dievakuasi

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 17:45 WIB
Kebocoran Gas di Opera House Sydney, Ratusan Orang Dievakuasi Ilustrasi. (Joshua_Willson/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 500 orang dievakuasi akibat kebocoran gas di Opera House Sydney, Australia, pada Selasa (23/4).

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamat New South Wales menyatakan bahwa mereka langsung mengerahkan tim untuk mengatasi kebocoran gas tersebut.
Namun, mereka tak menjabarkan lebih lanjut mengenai jenis gas yang dimaksud. Mereka juga tak menjelaskan penyebab kebocoran gas tersebut.

Media lokal, Sydney Morning Herald, hanya melaporkan bahwa kebocoran terjadi ketika salah satu gas tekanan rendah utama di gedung tersebut tertabrak ekskavator yang sedang digunakan untuk proyek konstruksi.


Aparat kemudian menerapkan zona aman di radius 100 meter dari pipa gas yang rusak tersebut. Namun, pihak opera menegaskan bahwa penutupan itu tak berdampak pada jadwal pertunjukan.
"Tak ada dampak pada bangunan Opera House dan kami berharap semua pertunjukan akan tetap berlangsung malam ini," ujar seorang juru bicara Opera House kepada Sydney Morning Herald, sebagaimana dikutip Straits Times.

Menutup pernyataannya, ia berkata, "Sekarang, akses pejalan kaki tersedia lewat Royal Botanic Gardens. Opera House bekerja sama dengan tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamat NSW untuk menjamin keamanan staf kami dan para pengunjung." (has/has)