Belanda Pulangkan Warganya dari Sri Lanka Usai Bom Paskah

CNN Indonesia | Sabtu, 27/04/2019 02:30 WIB
Belanda Pulangkan Warganya dari Sri Lanka Usai Bom Paskah Belanda akan memulangkan ratusan warganya yang berada di Sri Lanka di tengah peningkatan kekhawatiran ancaman keamanan usai serangan bom pada Hari Paskah lalu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Belanda akan memulangkan ratusan warganya yang masih berada di Sri Lanka di tengah peningkatan kekhawatiran ancaman keamanan usai serangan bom beruntun pada Hari Paskah lalu.

AFP melaporkan bahwa ratusan orang itu akan dipulangkan dengan fasilitas yang disediakan operator tur pemerintah, Calamiteitenfonds, dalam beberapa hari ke depan.
"Kami sedang berkonsultasi dengan organisasi-organisasi terkait. Kami perkirakan ada 400 hingga 500 orang yang sedang berada di Sri Lanka akan menjadi tanggungan kami," ujar Direktur Calamiteitenfonds, Erik Jan Reuvere, Jumat (26/4).

Keputusan ini diambil setelah Kementerian Luar Negeri Belanda merilis imbauan perjalanan berisi permintaan agar warganya tidak ke Sri Lanka jika tak terlalu mendesak karena situasi masih rawan.


"Kementerian Luar Negeri memberi tahu kami bahwa tak ada ancaman serius, tapi disarankan untuk menghentikan perjalanan dan agar turis kembali ke Belanda," ucap Reuvere.

[Gambas:Video CNN]

Setidaknya 253 orang tewas dalam rangkaian serangan di sejumlah gereja dan hotel mewah pada Paskah lalu.

Dari keseluruhan korban tersebut, sekitar 40 di antaranya warga asing, termasuk tiga warga Belanda. (has/has)