Upacara Naik Tahta Kaisar Naruhito Dilaksanakan Pagi Ini

CNN Indonesia | Rabu, 01/05/2019 08:34 WIB
Upacara Naik Tahta Kaisar Naruhito Dilaksanakan Pagi Ini Kaisar baru Jepang, Naruhito (Reuters/Issei Kato/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kaisar baru Jepang Naruhito secara resmi akan naik tahta Krisan hari ini (1/5). Ia naik tahta sehari setelah ayahnya, Akihito, turun tahta di negara monarki tertua dunia itu dan mengantarkan Jepang ke era kekaisaran baru.

Naruhito sesungguhnya telah menjadi kaisar baru tepat saat tengah malam. Tapi, penobatannya akan dilakukan secara resmi dengan ritual yang akan berlangsung selama 10 menit. Dalam ritual ini, tidak ada seorang anggota kerajaan perempuan yang akan mengikuti upacara tersebut, termasuk istri Naruhito, Masako.

Penobatan ini akan menjadi hitungan tahun pertama era imperial baru, Reiwa, yang berarti harmoni yang indah.


Pria berusia 59 tahun ini akan dihadiahkan dengan harta kerajaan yang disucikan berupa pedang, perhiasan, dan materai negara dan materai kekaisaran pribadinya. Upacra ini akan dilaksakanakn di Ruang Pinus di Istana Kekaisaran pukul 10:30 waktu setempat (08:30 WIB).

Satu-satunya wanita yang diperbolehkan hadir adalah satu-satunya anggota kabinet perempuan pada pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Setelah acara selesai, Masako, para bangsawan lain, dan Naruhito akan melakukan pidato kenegaraan untuk pertama kalinya sebagai kaisar ke-126.

Dia juga akan tampil di depan masyarakat Jepang untuk pertama kalinya Sabtu mendatang. Saat itu ia akan berbincang dengan rakyat Jepang.

Namun, upacara megah baru akan dilaksanakan 22 Oktober mendatang. Saat itu, Naruhito dan Masako akan mengenakan jubah tradisional yang rumit untuk upacara di istana. Setelah itu ia akan berparade di jalan-jalan ibukota untuk diberikan ucapan selamat oleh sejumlah pemimpin dunia dan bangsawan.

Naruhito akan menerima kepala negara asing untuk pertama kalinya sebagai kaisar pada akhir bulan ini. Ini adalah kunjungan Presiden AS Donald Trump untuk bertemu raja baru.

[Gambas:Video CNN] (AFP/eks)