Shinzo Abe Siap Bertemu Kim Jong-un Tanpa Syarat

CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 15:58 WIB
Shinzo Abe Siap Bertemu Kim Jong-un Tanpa Syarat PM Jepang, Shinzo Abe, menyatakan siap bertemu dengan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, tanpa syarat apa pun demi meredakan ketegangan antara kedua negara. (Reuters/Jorge Silva)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, menyatakan siap bertemu dengan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, tanpa syarat apa pun demi meredakan ketegangan antara kedua negara.

"Saya ingin bertemu dengan Kim Jong-un tanpa syarat dan berbicara dengannya dengan pemikiran terbuka," ujar Abe dalam wawancara khusus dengan Sankei Shimbun, Rabu (1/5).
Menurut Abe, ketegangan antara Jepang dan Korut tak bisa diredam selama para pemimpin negara tak menunjukkan gelagat baik.

"Kami tak akan bisa memecah kebuntuan akibat ketidakpercayaan antara Jepang dan Korea Utara jika saya tidak bertatap langsung dengan Kim," ucapnya sebagaimana dikutip AFP.


Melanjutkan pernyataannya, Abe berkata, "Saya harap dia adalah pemimpin yang dapat membuat keputusan secara strategis dan fleksibel demi yang terbaik untuk negaranya."
Pernyataan ini dianggap sebagai simbol pelunakan sikap Abe terhadap Korut. Selama ini, Jepang termasuk salah satu negara yang sangat keras mengecam Korut.

Ketegangan kian parah ketika Korut beberapa kali menguji coba rudalnya melewati wilayah Jepang, demi menunjukkan bahwa senjatanya itu dapat mencapai Guam, wilayah kedaulatan Amerika Serikat di Pasifik.

Relasi kedua negara juga diwarnai dengan aksi penculikan warga Jepang oleh Korea Utara. Setelah bertahun-tahun membantah, Korut pada 2002 akhirnya mengakui bahwa mereka menculik 13 warga Jepang.
Namun, Korut hanya mengembalikan delapan sandera. Sementara itu, delapan orang lainnya dilaporkan meninggal tanpa alasan jelas.

Meski demikian, Abe dipandang harus melunak kepada Korut karena perkembangan situasi geopolitik yang sangat cepat berubah dan Kim terus memperluas jaringan diplomatiknya.

[Gambas:Video CNN]

Pergeseran ini mulai terlihat setelah Kim bertemu dengan sejumlah pemimpin negara penting, seperti Presiden Korsel, Moon Jae-in; Presiden China, Xi Jinping; Presiden AS, Donald Trump; hingga Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam percaturan geopolitik ini, Abe dianggap harus maju jika tak mau kehilangan posisinya di kawasan. Meski Abe sudah beberapa kali mengajukan gagasan pertemuan dengan Kim, pihak Korut tak kunjung memberikan tanggapan. (has/has)