Militer Suriah dan Rusia Gempur Pemberontak, 15 Warga Tewas

CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 21:47 WIB
Militer Suriah dan Rusia Gempur Pemberontak, 15 Warga Tewas Ilustrasi pasukan pemberontak Suriah di Idlib. (AFP PHOTO / OMAR HAJ KADOUR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan Suriah dibantu Rusia terus membombardir daerah pinggiran di Provinsi Hama dan Idlib yang masih dikuasai pemberontak. Serangan itu dilaporkan menewaskan 15 warga sipil.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (2/5), militer Suriah dan Rusia menyerang pedesaan di dua provinsi itu. Sebab, kawasan itu ditetapkan sebagai zona demiliterisasi setelah perjanjian antara Rusia dan Turki pada September 2018 silam.
Mereka menggempur menggunakan artileri darat dan serangan udara. Serangan itu digelar sejak Selasa lalu.

Hal itu membuat ribuan penduduk sipil mengungsi ke kamp-kamp penampungan di sepanjang perbatasan Turki.


Serangan bom itu dilakukan oleh helikopter Angkatan Udara Suriah. Mereka menjatuhkan bom barel yang berisi peledak dan benda-benda logam.

Militer Suriah berdalih mereka menyerang basis kelompok teroris. Idlib dikuasai oleh sejumlah milisi, dan yang paling kuat adalah kelompok Tahrir al-Sham, yang sebagian besar isinya adalah anggota Jabat al-Nusra yang berkaitan dengan Al-Qaidah.
Kelompok pemberontak Front Pembebasan Nasional menyatakan mereka akan mengerahkan seluruh pasukan dan bersiap menghadapi segala kemungkinan.

"Kami sudah mengirim pasukan tambahan untuk menghadapi serangan pasukan Suriah dan Rusia," kata juru bicara Front Pembebasan Nasional, Naji al-Mustafa. (ayp/ayp)