Jelang Topan Fani, India Evakuasi Satu Juta Warga

ajw, CNN Indonesia | Jumat, 03/05/2019 12:20 WIB
Jelang Topan Fani, India Evakuasi Satu Juta Warga India mengevakuasi lebih dari satu juta warga dari sepanjang pantai timur menjelang topan kuat yang diperkirakan akan menyapu wilayah itu pada Jumat (3/5) sore. (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- India mengevakuasi lebih dari satu juta warga dari sepanjang pantai timur menjelang topan Fani yang diperkirakan akan menyapu wilayah itu pada Jumat (3/5) sore.

Badan Meteorologi India melaporkan bahwa badai siklon Fani sedang berputar di Teluk Benggala, sekitar 150 kilometer dari timur laut Puri, kota kuil Hindu yang terletak di timur negara bagian Odisha.
Mereka memperkirakan Topan Fani akan membawa angin berkecepatan angin sekitar 170-180 km per jam dengan embusan hingga 200 km per jam.

Sejak Topan Fani diperkirakan melanda 15 distrik di Odisha, ratusan personel penanggulangan bencana telah dikerahkan bersamaan dengan penutupan sekolahdan universitas. Para dokter serta petugas kesehatan lainnya juga diminta untuk tidak cuti hingga 15 Mei mendatang.


Bandar udara di Bhubaneswar, ibukota Odisha, akan ditutup pada Jumat ini. Negara bagian Benggala Barat juga menutup bandaranya di Kolkata.
 
[Gambas:Video CNN]

Musim badai topan di India dapat berlangsung dari April hingga Desember. Badai biasanya menghantam kota-kota di daerah pesisir, menyebabkan kematian dan kerusakan pada tanaman juga properti di India dan negara tetangganya, Bangladesh.
 
Kemajuan teknologi menolong para ahli meteorologi untuk memprediksi pola cuaca lebih dulu sehingga mereka dapat memperingatkan pihak berwenang untuk berjaga-jaga.

Pada 1999, badai topan besar juga sempat menghantam pantai Odisha selama 30 jam dan menyebabkan 10,000 orang tewas. (has)