Seperti dilansir Reuters, Kamis (16/5), menurut stasiun televisi pemberontak Houthi, Al Masirah, serangan itu menargetkan sembilan instalasi tempur pemberontak di Sanaa. Namun, enam warga sipil dilaporkan meninggal akibat serangan itu.
Uni Emirat Arab yang menjadi sekutu Saudi juga menyatakan akan membalas serangan pemberontak Houthi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pemberontak Houthi selama ini disebut-sebut mendapat dukungan Iran dalam perang sipil tersebut. Namun, Houthi membantah tudingan tersebut.
Sejak melakukan perlawanan, Houthi mengendalikan sebagian besar wilayah di utara Yaman, termasuk Ibu Kota Sanaa.
Hingga akhir 2018, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 56 ribu orang tewas dalam perang sipil di Yaman tersebut.
Konflik Yaman disebut sebagai perang proxy antara Saudi dan Iran yang merupakan musuh bebuyutannya di kawasan Teluk. (ayp)