Kementerian Kesehatan Negara Bagian New South Wales (NSW), Richard Broome memberi peringatan jika warga untuk menghindari aktivitas fisik di luar ruangan karena bisa memicu masalah pernapasan.
"Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap berada di dalam ruangan, tutup rapat pintu, dan jendela," kata Broome.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan (RFS) menyatakan asap kemungkinan tidak akan hilang dalam kurun waktu 24 jam.
Cuaca panas dan kering semakin memperparah kondisi dan membuat asap kemungkinan bertahan selama beberapa hari. Kondisi ini memperburuk kondisi jantung dan paru hingga bisa menyebabkan batuk dan iritasi mata.
"Gejala [batuk dan iritasi mata] bisa terjadi selama beberapa hari setelah menghirup asal. Orang dengan kondisi kronis perlu mewaspadai kondisi ini," ungkap Broome.
"Asap itu kemungkinan akan bertahan selama beberapa hari dan mungkin tidak akan hilang sampai beberapa tahap selama akhir pekan."
Pejabat setempat mengatakan kualitas udara Sydney masuk dalam kategori berbahaya bahkan lebih buruk dari Bangkok dan Hong Kong.
[Gambas:Video CNN] (evn)