Selamati Jokowi, PM Jepang-Presiden Korsel Harap Relasi Kuat

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 10:50 WIB
Selamati Jokowi, PM Jepang-Presiden Korsel Harap Relasi Kuat Presiden Korsel, Moon Jae-in, mengucapkan selamat atas kemenangan Joko Widodo dalam pemilu dan berharap hubungan bilateral kian kuat. (Pyeongyang Press Corps/Pool via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, mengucapkan selamat atas kemenangan Presiden Joko Widodo dalam pemilihan umum 2019 dan berharap hubungan bilateral dengan Indonesia semakin kuat.

"Perdana Menteri Abe menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo. Perdana Menteri Abe juga menyampaikan harapan beliau untuk bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo guna memperkokoh hubungan antara kedua negara," bunyi pernyataan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Selasa (21/5).

Sementara itu, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, juga tak ingin ketinggalan mengucapkan selamat kepada Jokowi.


Melalui Duta Besar Korsel di Jakarta, Kim Chang-beom, Moon menyampaikan ucapan selamat terhangat untuk Jokowi yang kembali terpilih sebagai presiden.

"Ucapan selamat terhangat dari Presiden Moon Jae-in diberikan kepada Presiden Jokowi atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Indonesia. Ia (Presiden Moon) berharap agar bisa bekerja sama lebih luas dan lebih kuat lagi dengan Indonesia," tulis Kim melalui Twitter.



Sebelum Abe dan Moon, Perdana Menteri India Narendra Modi, PM Australia Scott Morrison, dan PM Malaysia Mahathir Mohamad juga telah mengucapkan hal serupa kepada Jokowi.

Jokowi bersama pasangannya, Ma'ruf Amin, berhasil menang dalam pemilihan umum 2019 pada 17 April lalu.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional pada dini hari tadi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan Jokowi-Ma'ruf meraih 85.036.828 suara atau 55,41 persen dari total 153.479.321 suara sah nasional.
Sementara itu, pasangan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya meraup 68.442.493 suara atau 44,59 persen dukungan.

Dalam pidato kemenangannya, Jokowi berjanji akan menjadi pemimpin dan pengayom bagi seluruh masyarakat Indonesia setelah dilantik untuk periode keduanya pada Oktober 2019 mendatang.

"Setelah dilantik Oktober, kami adalah presiden dan wakil presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom 100 persen rakyat Indonesia. Kami akan berjuang mewujudkan keadilan sosial bagi 100 persen rakyat Indonesia," katanya saat berpidato di Kampung Deret, Jakarta. (rds/has)