Serangan Drone Pemberontak Yaman Dicegat AU Saudi

CNN Indonesia | Senin, 27/05/2019 16:20 WIB
Serangan Drone Pemberontak Yaman Dicegat AU Saudi Ilustrasi pemberontak Houthi di Yaman. (REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan Udara Arab Saudi dilaporkan mencegat sebuah pesawat nirawak atau drone bermuatan bom diduga milik kelompok pemberontak Houthi di Yaman pada Minggu (26/5) kemarin. Drone itu disebut mengarah ke salah satu bandara di selatan negara kerajaan itu.

Mengutip koalisi pimpinan Saudi, kantor berita Saudi, SPA, melaporkan angkatan udara menghancurkan drone yang menargetkan bandara Kota Jizan yang berdekatan dengan perbatasan Yaman.
Bandara itu melayani ribuan warga sipil setiap harinya. Meski tak menimbulkan kerusakan dan korban, koalisi Saudi menegaskan akan merespons dengan keras serangan itu.

Stasiun televisi pemberontak Houthi dari Yaman, Al Masirah, melaporkan drone itu semula hendak menargetkan sebuah hanggar militer yang terletak di bandara Jizan.


Pemimpin Houthi, Mohammed Ali al-Houthi, membantah klaim Saudi yang mengatakan serangan drone itu dilakukan atas perintah Iran. Iran merupakan musuh bebuyutan Saudi yang selama ini dianggap membantu kelompok itu.

"Kami independen dalam keputusan kami dan kami tidak tunduk kepada siapa pun," kata Ali Al-Houthi kepada Reuters.
Serangan drone itu berlangsung beberapa hari setelah Houthi juga meluncurkan rudal yang menargetkan Bandara Najran pada Kamis pekan lalu.

Serangan itu membidik sistem rudal pertahanan udara Saudi, Patriot, dan menjadi yang ketiga kalinya menargetkan Bandara Najran selama 72 jam terakhir.

Pada awal pekan lalu, Saudi juga mencegat dua rudal serupa yang menargetkan kota suci Makkah.

Dua rudal itu dilaporkan ditembak jatuh koalisi Saudi ketika melintas di antara Kota Jeddah dan distrik Taiz, Provinsi Makkah, pada 20 Mei lalu.

[Gambas:Video CNN]

Media lokal Saudi melaporkan ini merupakan ketiga kalinya rudal Houthi menargetkan Makkah sejak Saudi mengintervensi perang sipil di Yaman pada Maret 2015 lalu. (rds/ayp)