Israel Longgarkan Zona Nelayan Gaza Jelang Idul Fitri

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 05/06/2019 03:40 WIB
Israel Longgarkan Zona Nelayan Gaza Jelang Idul Fitri Setelah sebelumnya melarang nelayan Jalur Gaza berlayar lebih dari 10 kilometer, Israel melonggarkan aturan itu kini menjadi maksimal 15 kilometer. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel memutuskan melonggarkan zona penangkapan ikan di Jalur Gaza setelah beberapa kali memperketat area menyusul serangan balon berisi bahan peledak ke wilayahnya.

Pada Selasa (4/6) atau sehari sebelum Idul Fitri 2019, pejabat Israel yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan negara Yahudi itu kembali menempatkan batas area penangkapan bagi nelayan di perairan Jalur Gaza menjadi paling jauh 15 kilometer.

Jarak terjauh ini adalah batasan yang sama dengan yang pernah dibuat pada April lalu sebelum Pemilihan Umum di Israel dan menjadi izin penangkapan terluas pada tahun ini.



Pada Rabu lalu, Israel sempat mempersempit area penangkapan ikan menjadi maksimum 10 kilometer usai serangan balon yang dipasang bom dari Gaza terbang di atas wilayahnya.

Balon-balon tersebut merupakan strategi yang telah digunakan masyarakat Palestina di wilayah itu selama bertahun-tahun untuk menghancurkan bangunan milik Israel.

Salah satu balon tersebut sempat sukses meledak dan membakar area luas dari sebuah peternakan di Israel.


Dikutip AFP, pada 30 April lalu, Israel sempat memangkas wilayah berlayar bagi kapal-kapal nelayan yang beroperasi dari Jalur Gaza.

Dengan aturan itu, nelayan Gaza hanya dapat mencari ikan di Laut Mediterania dengan jarak tidak lebih dari sembilan kilometer.

Sebelum aturan pembatasan area penangkapan hasil laut ini, para nelayan Palestina bisa mencari ikan hingga 24 kilometer laut Mediterania. (end)