Trump Yakin Meksiko Tak Langgar Perjanjian Terkait Imigran

CNN Indonesia | Minggu, 09/06/2019 05:20 WIB
Trump Yakin Meksiko Tak Langgar Perjanjian Terkait Imigran Presiden AS, Donald Trump. (APTN).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini Meksiko akan sangat patuh pada kesepakatan baru kedua negara untuk membendung imigran gelap yang menyeberang ke AS. Perjanjian AS-Meksiko ini berimbas pada ditundanya kenaikan tarif bea masuk impor sebesar lima persen untuk produk-produk asal Meksiko.

"Meksiko akan berusaha sangat keras, dan jika mereka melakukan itu, ini akan menjadi perjanjian yang sangat sukses antara Amerika Serikat dan Meksiko," tulis Trump dalam twitnya pada Sabtu pagi.

Dikutip Reuters, Minggu (9/6), Trump juga melalui twitnya pada hari Sabtu menyebut bahwa Meksiko akan segera mulai membeli dalam jumlah besar barang pertanian dari petani AS, yang telah terpukul keras oleh perang dagang dengan China dan berisiko mendapat pukulan baru dari Meksiko jika Trump mengenakan tarif impor.


Namun tidak disebutkan jelas apakah Meksiko membuat janji pembelian seperti itu. Tidak disebutkan juga perluasan pembelian produk pertanian AS di Meksiko dalam deklarasi kedua negara yang menguraikan kesepakatan imigrasi.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menambahkan negaranya percaya kesepakatan itu akan memperbaiki masalah imigrasi. Dia mengatakan itu pada hari Sabtu dalam wawancara Reuters di sela-sela pertemuan keuangan G20 di Fukuoka, Jepang.

Biar bagaimanapun, Mnuchin memperingatkan bahwa Trump akan mempertahankan otoritasnya untuk tetap mengenakan tarif impor jika Meksiko mengingkari perjanjian baru dimaksud.

Sebelumnya Donald Trump, pada Jumat (7/6), resmi menunda kenaikan tarif bea masuk impor sebesar lima persen untuk produk-produk asal Meksiko waktu setempat. Hal ini lantaran ada kesepakatan baru antara AS dan Meksiko.

Semula, orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu akan memberlakukannya pada Senin (10/6) besok. Namun, dalam kicauan di akun Twitter pribadinya, Trump mengumumkan akan menunda kenaikan tarif bea masuk impor bagi Meksiko sampai waktu yang tidak ditentukan.

Ia mengatakan penundaan dilakukan lantaran pemerintah Meksiko sudah berjanji akan berupaya keras untuk menahan arus imigran Meksiko ke perbatasan AS. Menurut janjinya, pemerintah Meksiko akan berusaha mengurangi, bahkan menghilangkan imigran gelap dari negara mereka ke AS.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/osc)