Brasil 'Lumpuh' oleh Demo Saat Pembukaan Copa Amerika

CNN Indonesia | Sabtu, 15/06/2019 13:27 WIB
Brasil 'Lumpuh' oleh Demo Saat Pembukaan Copa Amerika Demonstrasi di Brasil. (Foto: REUTERS/Ricardo Moraes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Demonstrasi penolakan rencana Presiden Jair Bolsonaro untuk memangkas dana pendidikan dan pensiun melumpuhkan transportasi umum sejumlah kota di Brasil menjelang pembukaan Copa America, Jumat (14/6).

Puluhan ribu pedemo yang terdiri dari serikat buruh, pelajar, guru-guru, hingga profesor turun ke jalanan di seluruh negeri, terutama kota-kota besar Brasil untuk menyampaikan protes.

"Pemerintah mengeluarkan undang-undang yang mengerikan, ucap salah satu pemrotes di Rio de Janeiro. Mereka mencoba melakukan sesuatu yang serupa dengan apa yang dilakukan Pinochet di Chile," ungkap salah satu pendemo Zacarias Gama.


Vania Santos, salah seorang pengunjuk rasa lainnya, mengatakan pemerintahan Brasil saat ini "ingin menghancurkan segala sesuatu yang telah dibangun puluhan tahun lalu."

"Jadi itu sebabnya mengapa saya dukung unjuk rasa dan saya berjuang melawan ketimpangan sosial," kata Vania.

Dilaporkan AFP, salah satu serikat pekerja Brasil bahkan mengklaim 45 juta anggotanya bergabung dalam demonstrasi yang tersebar di hampir 200 kota itu. Operasional transportasi umum di 100 kota bahkan terganggu akibat unjuk rasa nasional tersebut.

Beberapa jalur utama kereta bawah tanah di Sao Paolo dilaporkan lumpuh beberapa jam menjelang pertandingan perdana Copa America di stadion Marumbi. 

Kepolisian dilaporkan mengerahkan penembak jitu untuk meningkat pengamanan selama kompetisi sepak bola antar-negara Amerika Latin itu berlangsung.

Sementara itu, unjuk rasa yang berlangsung di Rio de Janeiro berlangsung ricuh. Polisi anti-huru hara terpaksa menembakkan gas air mata kepada ribuan pedemo di pusat kota.

[Gambas:Video CNN]

Sejauh ini aparat keamanan juga dilaporkan menangkap sedikitnya 14 orang di Sao Paolo dan Brasilia akibat demonstrasi tersebut.

Unjuk rasa kemarin semakin menempatkan pemerintahan Bolsonaro yang penuh gejolak selama enam bulan terakhir. Sejak ia resmi menjabat sebagai Presiden Brasil pada Januari lalu, popularitas Bolsonaro terus menurun terutama setelah ia memperkenalkan rencana reformasi ekonominya yang kontroversial.

Dalam rencananya itu, salah satu yang ingin Bolsonaro rombak adalah standar usia dan anggaran dana pensiun Brasil. Ia berencana memangkas dana pensiun yang semua sebesar 1,2 triliun reais menjadi sekitar 900 miliar reais. 

Bolsonaro sampai memperingatkan negara akan bangkrut jika reformasi peraturan pensiun usulannya itu tidak disetujui oleh Kongres.

Menteri Ekonomi Brasil Paulo Guedes mengancam akan mengundurkan diri jika RUU itu tidak disahkan atau dipermudah untuk lolos oleh legislatif.

"Bola itu berada di tangan legislatif," kata Bolsonaro kepada Wartawan.

Namun, rencananya itu menuai protes dari serikat pekerja hingga majelis rendah Kongres, di mana Partai Liberal Sosial pimpinan Bolsonaro hanya menduduki 10 persen kursi.

Serikat buruh berkeras akan tetap berdemo hingga melakukan pemogokkan jika pemerintah dan Kongres mengesahkan RUU tersebut. (rds/evn)