Menteri Malaysia Diperiksa Polisi Terkait Video Syur

CNN Indonesia | Selasa, 18/06/2019 16:03 WIB
Menteri Malaysia Diperiksa Polisi Terkait Video Syur Menteri Koordinator Perekonomian Malaysia, Datuk Seri Mohamad Azmin Ali. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Perekonomian Malaysia, Datuk Seri Mohamad Azmin Ali (54), diperiksa polisi terkait skandal video asusila dengan sesama jenis pada Selasa (18/6). Kuasa hukum Azmin, N. Surendran, menuturkan kepolisian telah memeriksa kliennya untuk meminta penjelasan terkait hal itu sebagai bagian dari penyelidikan.

Surendran menganggap skandal tersebut adalah upaya jelas dan sistematik untuk mendiskreditkan kliennya.

"Ada tanda-tanda jelas dari upaya terorganisir dan sistematis untuk mendeskritikan dan menjatuhkn menteri dengan serangan palsu dan jahat ini," papar Surendran seperti dikutip The Straits Times.


"Para pelaku memiliki akses ke data pribadi anggota partai dan agenda politik yang jelas," paparnya menambahkan.

Azmin juga merupakan Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan Anwar Ibrahim. Anwar juga sempat dipenjara oleh lawan politiknya, Mahathir Mohamad, atas tuduhan melakukan hubungan sesama jenis dengan sekretarisnya.
Seorang lelaki yang mirip Azmin disebut ada dalam sebuah video asusila sesama jenis. Salah satu pemerannya dalam video oti adalah Sekretaris Wakil Menko Perekonomian Malaysia, Haziq Abdullah Aziz.

Video asusila itu beredar sejak awal pekan lalu. Melalui akun Facebooknya, Haziq menyatakan pemeran di dalam video itu adalah dia dan Azmin.

Kepolisian sempat menangkap Haziq pada Jumat pekan lalu karena diduga berupaya meninggalkan Negeri Jiran di tengah penyelidikan skandal tersebut. Namun, tak lama ia dibebaskan dengan jaminan.

Satuan tugas khusus sengaja dibentuk guna menyelidiki skandal ini. Di Malaysia, hubungan seks sesama jenis termasuk tindak pidana.

Sebanyak 21 orang dilaporkan telah diperiksa terkait kasus ini. Meski belum bisa diverifikasi keaslian video itu, sejumlah analis menyimpulkan rekaman gambar tersebut tampak tidak diubah atau diedit secara digital.
Namun, pihak Azmin berkeras membantah bukan pemeran dalam video tidak senonoh itu.

Azmin bahkan menegaskan akan tetap menjalankan tugas meski sejumlah pihak menyarankan untuk berhenti sementara atau cuti selama polisi memproses skandal tersebut.

Azmin menyatakan tetap aktif sebagai menteri sekaligus pemimpin koalisi Pakatan Harapan yang mendukung pemerintah Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

"Saya tetap fokus pada tugas sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Saya di sini untuk membantu Perdana Menteri, dan kami akan terus bergerak maju untuk rakyat," kata Ali kepada media pada Minggu pekan lalu.

Ali mengaku dia sama sekali tak terlibat dalam video skandal itu. Menurutnya, itu hanya permainan politik semata. Dia pun menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk menyelidiki dan mendesak agar tidak ada intervensi pihak lain dalam pemeriksaan. (rds/ayp)