Banjir Bandang Terjang Washington

CNN Indonesia | Selasa, 09/07/2019 02:26 WIB
Banjir Bandang Terjang Washington Banjir di Washington DC.(Twitter/Montgomery County (MD) Fire and Rescue/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir bandang menerjang sebagian wilayah Washington pada Senin (8/7) waktu setempat. Sejumlah wilayah terdampak termasuk Gedung Putih.

Dikutip dari CNN, peringatan banjir bandang dikeluarkan oleh Badan Cuaca Nasional AS pada pukul 01.45 waktu wilayah setempat.

Namun, hanya dalam satu jam, beberapa tempat di wilayah barat ibu kota negara AS itu telah digenangi air setinggi 3 inci, terutama di wilayah sepanjang Sungai Potomac.

Area yang paling terdampak, antara in Great Falls, Virginia, dan area tenggara Motgomory County, Maryland. Hujan sangat deras terus turun di wilayah tersebut, termasuk di distrik Kolumbia.

Badai yang juga terjadi bersamaan hujan deras telah mempengaruhi aktivitas Bandara Nasional Reagan. Berdasarkan laporan terjadi keterlambatan keberangkatan hingga lebih dari satu jam.



Banjir juga dilaporkan berdampak pada ruang bawah tanah (basement) Gedung Putih. Air merembes dan membuat sebagian lantai basement tergenang.

Juru Bicara perusahaan jaringan kereta AS, Amtrak, Jason Arams menyebut banjir membuat enam rangkaian kereta terpaksa berhenti.

"Enam kereta dihentikan di jalur Selatan Alexandria, Virginia karena banjir, kereta yang terkena dampak secara bertahap akan mulai bergerak setelah banjir dibersihkan. Sejauh ini tidak ada yang cedera," ungkap dia.

Badan Cuaca Nasional melaporkan lebih dari satu lusin tim penanggulangan banjir dikerahkan.


Departemen Pemadam Kebakaran Alexandria telah menanggapi lima permintaan penanggulangan air di wilayah mereka. Sejauh ini tidak ada laporan cedera, orang hilang, maupun kematian akibat bencana tersebut.

Wakil Direktur Departemen Transportasi dan Layanan Lingkungan Alexandria, Virgina mengatakan bahwa banjir bandang telah menutup sejumlah jalan.

"Kami sedang menunggu hujan mereda dan air akan membutuhkan waktu untuk mengalir. Lalu kami bisa pergi memeriksa dan melihat berapa banyak jalan yang terganggu," jelas dia. (CNN/agi)