Peristiwa yang diklaim dilakukan oleh militan Al-Shabaab itu juga menyebabkan 56 orang lainnya luka-luka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri yang menabrakkan sebuah kendaraan berisi bahan peledak ke Hotel Medina yang terletak di kota pelabuhan Kismayo pada Jumat (12/7).
Setelah itu, lanjut dia, sejumlah orang bersenjata dilaporkan memaksa masuk ke dalam hotel dengan menembakan senjata.
"Ada kaos di dalam [hotel], saya melihat sejumlah tubuh mayat yang dibawa dari sana dan orang berusaha melarikan diri dari dekat bangunan itu," kata seorang saksi bernama Hussein Muktar saat masih terjadi penyerangan.
"Ledakannya sangat besar," tambah Muktar.
Selain itu sejumlah saksi juga mengatakan banyak dari korban merupakan aktivis media sosial terkenal dan wartawan lokal.
Otoritas keamanan Mohamed Abdiweli mengatakan bahwa aparat keamanan dapat mengontrol keadaan sekarang ini.
Al Shabaab, kelompok teroris berafiliasi dengan Al Qaeda ini dilaporkan telah mengklaim bertanggung jawab atas pengepungan itu. Mereka menyebutnya sebagai serangan jihad.
(ani/wis)